by

Alun-alun Kota Jonggol Menyerupai WC

Jonggol, bogorOnline.com-Pembangunan Alun-alun Kota Jonggol di Desa Jonggol Kecamatan Jonggol Kabupaten Bogor menjadi perbincangan hangat. Ada yang mempertanyakan anggaran dari Rp 15 miliar menciut menjadi Rp 579 juta, ada pula yang memperkirakan kondisi alun-alun setelah pembangunan selesai.

Warga memprediksi, jalan sekitarnya akan menimbulkan dampak sosial yang lebih parah. Terutama lokasi parkir pengunjung dan parkir angkutan kota. Kedua lokasi itu dapat membuat semrawut sehingga berdampak kepada kemacetan.

Bahkan, salah satu warga Jonggol, Dodo Jakaria menyebut alun-alun saat ini menyerupai Water Closet (WC) karena adanya sekat-sekat pada ruang terbuka hijau tersebut. Sementara sebagian warga hanya berdiam diri melihat kondisi itu, terkesan tidak peduli.

“Saya melihat kondisi alun-alun berubah pesat, semakin kumuh. Didalamnya disekat-sekat seperti wc umum. Sementara diluarnya, tidak jelas penataannya,” kata Dodo kemarin di Jonggol.

Ia menambahkan, anggaran sebesar itu, tidak akan berbuah hasil maksimal karena anggarannya sangat minim. Sementara keinginan masyarakat, ada perubahan kondisi alun-alun yang lebih baik, tidak separah seperti sekarang.

“Kalau melihat anggaran yang digunakan, hasilnya tidak akan sesuai harapan masyarakat Jonggol. Anggaran sebesar itu sebaiknya digunakan seefisien mungkin untuk hasil mendekati maksimal,” tambahnya.

Sebelumnya, mantan Camat Jonggol Beben Suhendar mengatakan, anggaran yang digelontorkan Pemkab Bogor sebesar Rp 579 juta tidak sesuai dengan anggaran yang disetujui Gubernur Jawa Barat Rp 15 miliar untuk pembangunan alun-alun. Pengajuan bantuan kepada Gubernur melalui Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jonggol.

Untuk menata Alun-alun Kota Jonggol kata Beben yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bogor, anggaran dari Pemkab tidak rasional. Anggaran sebesar itu hanya akan menjadi beban sosial karena hasilnya tidak akan maksimal, apalagi sudah dipotong pajak.

“Saya minta warga Jonggol ikut mengawasi pembangunan dan penggunaan anggarannya. Jangan sampai ada yang mengganggu anggaran itu,” tandas Beben. (Soeft)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed