Sukajaya – bogorOnline.com
Bencana Alam Banjir Bandang dan Longsor yang terjadi di Wilayah Bogor, khususnya bencana yang terjadi di wilayah Bogor Barat, Kabupaten Bogor, hal itu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya Bencana yang yang terjadi di wilayah Sukajaya.
Camat Sukajaya Hidayat Saputradinata menjelaskan arahan Bupati Bogor, dalam setiap kejadian bencana pemerintah harus segera turun memberikan pemenuhan kebutuhan dasar terdahap warga dan memastikan mereka ditangani dengan sebaik-baiknya.
“Fokus penanganan adalah evakuasi pengungsi ke tempat aman, serta kelompok rentan yang terdiri atas lansia, anak-anak, penyandang disabilitas dan kelompok khusus lainnya,” ungkap Camat Sukajaya kepada bogorOnline.com, Kamis 2 Januari 2020.
Camat Sukajaya menyampaikan jumlah sementara korban meninggal akibat bencana Longsor di wilayah kecamatan Sukajaya 4 orang di Desa Harkatjaya, 1 orang di Desa Kiarapandak, 1 orang di Desa Cileuksa sementara warga Desa Harkatjaya yang belum di temukan 3 orang.
Sementara Sekcam Sukajaya, Ridwan menambahkan, akibat dari longsor, akses jalan yang menuju Desa Cisarua, Cileuksa, Kiarasari, Kiarapandak, Pasirmadang dan Desa Urug, membuat pihak dari tim Sar gabungan, mengalami kesulitan saat hendak mengirimkan bantuan logistik, kondisi akses jalan disana masih sulit untuk dilalui.
“Bantuan kebutuhan dasar secara bertahap telah kirimkan ke wilayah terdampak yang bisa dilalui akses jalan, pihak Tim SAR Gabungan besok akan kembali melanjutkan mendistribusikan logistik bantuan dan melakukan pencarian di beberapa titik sekaligus juga mengaktifkan dapur umum lapangan dan menyiagakan personel gabungan,” tandasnya.
Berikut ini rekap sementara korban Banjir dan Longsor :
Desa Urug 724 orang
Desa Harkatjaya 1.245 orang, 4 meninggal, 3 Belum ditemukan, 15 orang dirawat
Desa Kiarapandak 1.555 orang, 1 orang meninggal
Desa Sukamulih 278 orang, Luka Berat 4 orang. (Sep)





