by

Kuras Uang Korban 115 Juta, Tiga Pelaku Ganjal ATM Dibekuk Polisi

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – UH (36), H (40) dan KA (38), saat ini harus merasakan dinginnya sel tahanan Mako Polresta Bogor Kota. Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ganjal Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Ketiga tersangka ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota di area Tol Cipali. Satu orang di antarannya dihadiahi timah panas pada bagian kakinya lantaran berusaha melarikan diri.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Hendri Fiuser mengatakan, kasus ganjal ATM terjadi di area ATM Center SPBU di wilayah Cilendek Barat, Kota Bogor pada 13 Juli 2020. Sedangkan para pelaku berhasil ditangkap polisi di area tol Cipali pada 21 Juli 2020.

“Dua pelaku masih dalam pencarian kita. Mereka kita tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” kata Hendri kepada sejumlah awak media di Mako Polresta Bogor Kota, Senin (10/8/2020).

Dijelaskan, dalam melancarkan aksinya, pelaku tidak sendiri tapi komplotan dan memiliki tugas masing-masing. Modus yang dilakukan oleh mereka dalam mecari calon korban menunggu di pintu ATM.

“Jadi ketika ada sasaran (korban), satu orang langsung masuk untuk mengganjal ATM dengan batang korek api. Jadi, otomatis saat korban memasukkan kartu ATM tidak bisa melakukan transaksi. ATM-nya macet,” terangnya.

Sejurus kemudian, pelaku lain datang untuk menawarkan bantuan kepada korban, sambil berusaha melihat nomor pin yang ditekan oleh korban di mesin ATM.

“Setelah itu, pelaku yang membantu menukarkan kartu ATM korban dengan kartu ATM yang lain, dan ada pelaku lain sudah melihat nomor pin yang ditekan-tekan oleh korban,” ujarnya.

Usai kartu ATM korban pindah tangan, lanjutnya, pelaku pergi untuk menguras isi saldo di ATM. Korban yang mengetahui uang di saldonya berkurang Rp115 juta langsung melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Kerugian korban Rp115 juta,” ujar Hendri.

Selain para tersangka, polisi berhasil mengamankan barang bukti sejumlah kartu ATM. Terhadap ketiganya akan dijerat Pasal 363 dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman pidana lima tahun penjara. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed