by

Musrenbangdes Babakan Raden, infrastruktur Jadi Prioritas

BOGORONLINE.com, BOTIM – Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Babakan Raden, Kecamatan Cariu Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Musyawarah yang digelar di aula balai desa, dihadiri Sekcam Cariu Bakri Hasan, para perangkat Rt, Rw, tokoh agama serta tokoh masyarakat. Musyawarah membahas Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) 2021.

Ketus BPD Babakan Raden Dr. Ujam Zaenudin, M. Si mengatakan, Pemdes dan BPD telah sepakat terkait RKPDes 2021. Sehingga, musyawarah yang dipimpinnya, tidak ada usulan berarti. Rencana yang dirancang bersama Pemdes, langsung diputuskan.

“Kami sudah sepakat dalam perencanaan pembangunan 2021. Tinggal menambah kekurangan kalau ada masukan dari peserta musyawarah,” kata Ujam saat memimpin Musrenbangdes, Jumat (23/10).

Kepala Desa (Kades) Babakan Raden, Salvator Tarigan mengatakan, RKPDes 2021, fokus kepada peningkatan infrastruktur. Salahsatunya, perbaikan saluran irigasi. Pasalnya, beberapa saluran yang menuju lahan pertanian atau saluran cacing, tidak berfungsi maksimal bahkan ada yang berubah menjadi lahan pertanian.

Beberpa saluran cacing yang menghilang, akan ditelusuri dan difungsikan kembali. Tahap awal, dirinya akan menemui petani yang dekat saluran cacing, lalu memanggil tokoh atau warga yang mengetahui saluran tersebut. Kalau sudah ketemu titik terangnya, pihaknya akan mengangkat aparat desa yang tugasnya menjaga saluran irigasi agar berfungsi normal.

“Pemerintah desa akan mengupayakan, saluran cacing bisa normal kembali. Kami akan mengangkat petugas yang tugasnya mengurus saluran irigasi agar kebutuhan air petani dapat terpenuhi,” tegasnya.

Selain itu, pemdes akan meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desa, agar dapat memberi pelayanan maksimal kepada warga. “Saya akan meningkatkan sdm aparatur desa, dengan harapan dapat memberi pelayanan dengan baik kepada masyarakat,” tandasnya.

Sementara, Sekcam Cariu mengingatkan Pemdes dan BPD, dalam perencanaan anggaran, cantumkan sebanyak-banyaknya. Buatkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa untuk jangka enam tahun kedepan.

“Anggaran dari mana saja sumbernya, yang penting tangkap dulu. Banyak sumber dana yang sifatnya bantuan. Selain bantuan rutin, ada bantuan aspirasi dewan, kejar itu. Tidak perlu melihat warna,” pungkasnya. (soeft)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed