by

Sering Dijadikan Jus, Apa Saja Manfaat Buah Alpukat?

BOGORONLINE.com, – Alpukat adalah salah satu buah yang terkenal akan manfaatnya. Buah yang mempunyai biji di tengah dagingnya tersebut dapat tumbuh dengan baik di cuaca dan tanah di Indonesia. Buah yang berasal dari Amerika Tengah ini sangat disukai oleh banyak orang karena dengan rasanya yang enak.

Alpukat dapat diolah menjadi jus yang nikmat. Kamu hanya perlu mengambil daging alpukat tersebut dan mencampurnya dengan susu kental manis atau gula. Kamu dapat mengocoknya dengan tangan atau menggunakan blender supaya lebih halus merata. Alpukat juga mengandung nutrisi yang berbeda dari buah lainnya. Buah tersebut mengandung banyak serat dan kaya akan vitamin, seperti vitamin B, K, E, C, kalium, dan tembaga.

Berikut adalah beberapa manfaat alpukat yang dapat kamu rasakan pada tubuh:

1. Membantu Sistem Pencernaan

Penelitian lainnya membuktikan kalau alpukat ternyata baik untuk menjaga kesehatan pencernaan tubuh. Alpukat yang tinggi akan lemak sehat seperti lemak tak jenuh juga mengandung banyak air dan serat. Kandungan serat dan air inilah yang akan membantu kita untuk buang air besar secara teratur dan lebih lancar.

2. Baik untuk Penglihatan

Manfaat lain dari alpukat adalah memperbaiki penglihatan kamu. Buah tersebut mengandung lutein dan zeaxanthin yang dapat memberi perlindungan antioksidan, serta meminimalisir kerusakan pada mata. Selain itu, kandungan asam lemak tak jenuh pada alpukat dapat menurunkan risiko degenerasi makula.

3. Menurunkan Berat Badan

Menurunkan berat badan juga menjadi salah satu manfaat alpukat yang dapat kamu rasakan. Pasalnya, seseorang yang mengonsumsi alpukat akan merasa lebih kenyang dan mengurangi keinginan untuk makan selama berjam-jam. Alpukat juga kaya akan serat yang baik untuk penurunan berat badan.

4. Meningkatkan Kesuburan

Alpukat juga berguna untuk meningkatkan kesuburan agar kamu bersama pasangan cepat memperoleh momongan. Vitamin B khusus seperti asam folat menjadi alasan utamanya. Menurut sebuah studi dari Harvard School of Public Health, asam folat diketahui dapat menurunkan risiko gangguan ovulasi pada wanita. Sementara bagi pria, asam folat diketahui mampu meningkatkan kualitas serta jumlah sperma dalam testis sehingga berpengaruh besar terhadap kesuburan.

 

Reporter: Dea Rizky Ramadhan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed