Dukung Program Pemkab Bekasi, Warga GPM Gotong Royong Bebersih Kali

Daerah, Headline1.6K views

BOGORONLINE.com, CIKARANG – Pemerintah Desa (Pemdes) Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, melaksanakan gotong royong. Kegiatan yang dipusatkan di Perumahan Griya Pratama Mas (GPM) itu, dalam rangka mengantisipasi terjadinya banjir di wilayah tersebut. Hal itu sesuai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Pekan Gotong Royong Bekasi Bebas Banjir.

Kegiatan gotong royong melibatkan ratusan warga RW 07 dari warga Rt 1 sampai dengan Rt 13 perumahan itu, bebersih kali. Sasaran, membersihkan Kali Cisadang yang berada di pinggir perumahan. Dalam kegiatan, nampak puluhan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) Ranting Cikarageman.

Kepala Desa (Kades) Cikarageman Markun Hidayat yang memimpim langsung kegiatan mengatakan, gotong royong atau gorol merupakan program Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja. Dimana, pada hari yang sama secara serentak dilaksanakan di 23 kecamatan ditandai apel akbar di Lapangan Graha Prima Tambun Selatan, Sabtu (14/11).

“Arahan pak bupati, hari ini kita semua melakukan kegiatan pembersihan lingkungan, bertekad menjadikan Kabupaten Bekasi bebas dari banjir. Karena, sesuai pemetaan, Perumahan GPM merupakan daerah rawan banjir. Makanya, kami melaksanakan gorol disini,” kata Markun Hidayat di Perumahan GPM.

Lanjut dia, kegiatan yang dilaksanakan secara serentak itu, untuk wilayah Desa Cikarageman, selain membersihkan kali, juga dilaksanakan gorol membersihkan lingkungan. Markun juga mengatakan bahwa Pemkab Bekasi akan mencanangkan pengurangan penggunaan bahan plastik dan pembuatan sejuta lubang biopori.

Selain aksi gorol massal, Bupati Bekasi juga mengukuhkan Satgas Lingkungan Hidup serta pencanangan pengurangan penggunaan bahan plastik dan pencanangan pembuatan sejuta lubang biopori.

“Pemdes Cikarageman akan selalu mendukung seluruh program pemerintah demi terwujudnya lingkungan yang bersih. Termasuk mengurangi penggunaan plastik yang saat ini menjadi penyebab pencemaran lingkungan yang semakin tidak terkendali,” lanjutnya.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat GPM, Sukarno mengatakan, gorol merupakan tradisi sejak dulu karena dapat menjadi ajang silaturrahim antar warga. Dengan demikian terjalin keharmonisan, persaudaraan dan pertemanan yang lebih akrab.

“Gorol ini merupakan kegiatan yang ada sejak zaman dulu. Karena itu sangat bermanfaat buat kami warga GPM. Dapat saling kenal diantara warga lain yang ada di Desa Cikarageman,” tegas Sukarna.

Ditambahkan, warga GPM secara serentak melaksanakan gorol sesuai instruksi Ketua RW 07 Priyantara kepada warga. Dengan harapan, lingkungan GPM bisa mengurangi banjir saat musim hujan mendatang.

“Warga sangat antusias menyambut perintah dari pemdes untuk melakukan gorol di lingkungan GPM. Apalagi, perumahan kami, setiap musim hujan, selalu kebanjiran karena drainase yang tidak tertata dengan baik,” tandas Maz Karel panggilan akrab Sukarna. (soeft)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *