Kasus Korupsi Bansos, Sekdes Cipinang Buron

Headline667 views

BOGORONLINE.COM, CIBINONG – Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan pihaknya masih mengejar ES yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana bantuan sosial tunai (BST) dari Kementerian Sosial Tahun Anggaran 2020, di Desa Cipinang, Kecamatan Rumpin. Keterlibatan ES yang menjabat Sekretaris Desa Cipinang, diungkap Lukman Hakim (LH), Kasie Pelayanan Desa Cipinang yang sudah berstatus tersangka dan ditahan di Polres Bogor.

Harun mengatakan, modus operandi korupsi bansos tersebut dilakukan dengan memalsukan data penerima dengan menggandakan nama dan juga memasukan nama warga yang sudah meninggal. LH menyuruh 15 orang untuk mencairkan BLT di kantor Pos desa tersebut, masing-masing mencairkan dua nama penerima. “Saat pencairan tersangka LH ikut ke kantor Pos juga. Setelah pencairan selesai, tersangka memberikan Rp 250 ribu kepada setiap orang suruhannya,” sambungnya.

Harun menambahkan,  pencairan dengan total jumlah Rp 1,8 juta untuk tiap penerima adalah bantuan untuk warga terdampak COVID-19 selama tiga bulan. Dari aksi tersebut, negara dirugikan sebesar Rp54 juta. “Tersangka LH juga menyetorkan hasilnya kepada Sekretaris Desa (Sekdes) di desa tersebut,” kata Harun.

Penyidik, kata Harun kini sedang mencari Sekdes tersebut. “Sudah didatangi ke rumahnya, tapi tidak ada. Saat ini, yang bersangkutan berstatus DPO (Daftar Pencarian orang),” kata Kapores (*)

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *