by

Hipmi dan Dispora Bekali Milenial Memulai Bisnis hingga Pasarkan Produk

BOGORONLINE.com, Bogor Timur – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bogor berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor menggelar program Hipmi Dispora Academy Batch 3 bagi pengusaha muda.

Kegiatan kali ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai jenis usaha. Hipmi Dispora Academy Batch 3 yang dilaksanakan secara offline selama sembilan hari ini dipusatkan di Mal Boxies 123, Tajur, Bogor Timur.

Kepala Dispora Kota Bogor, Herry Karnadi mengungkapkan, bahwa Hipmi Dispora Academy ini banyak diminati melihat jumlah yang mendaftar, seperti halnya di batch 1 dan 2. Namun pada batch 3 ini secara offline sehingga ada pembatasan peserta.

“Hipmi Dispora Academy ini pesertanya sudah ada yang sukses jadi pengusaha, makanya peminatnya banyak. Yang pertama pesertanya ada 100 sampai 300 orang yang daftar, kedua juga sama, ketiga juga banyak peminatnya tapi kita batasi sampai 50 orang karena offline,” ucap Herry, Sabtu (25/9/2021).

Herry menegaskan, bahwa program ini harus terus berlanjut lantaran salah satunya banyak peminatnya. Selain itu, kegiatan kolaborasi antara Hipmi dan Dispora Kota Bogor tetap berjalan tanpa bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.

“Tapi nanti tahun depan kita akan bikin format yang berbeda, tetap dengan melibatkan Hipmi hanya tidak dalam bentuk academy, supaya ada tahapannya untuk para pengusaha muda,” ujarnya.

Dilokasi yang sama, Ketua Hipmi Dispora Academy, Muhammad Al Farissy menjelaskan, program kali ini berbeda dari sebelumnya dari secara online menjadi offline. Peserta juga selain diberikan materi bisnis dengan sembilan pertemuan, juga praktek produksi hingga pemasaran.

“Mereka (peserta) langsung praktek dan langsung kita bimbing bagaimana cara membuat produk dan membuat jasa sekaligus dijual kepada masyarakat,” ungkap Al Farissy.

Setelahnya, peserta juga akan menjelaskan bisnis mereka dihadapan investor. “Nanti diakhir mereka akan di-pitching oleh investor. Jika hasil praktek peserta bagus nanti investor akan membidik mereka untuk dibina lebih lanjut,” paparnya.

Kata Al Farissy, target program ini adalah kalangan pemuda atau milenial yang ingin usaha kemudian dibimbing dari bagaimana cara memulai usaha dan sebagainya. Bahkan ada sesi berbagi pengalaman dengan pengusaha yang tergabung di Hipmi.

“Jadi untuk start-nya gimana, di situ kita bimbing, kita juga kasih pengalaman jangan sampai usaha mereka gagal. Kita berharap peserta 90 persen bisa membuat ide bisnis dan dari itu mereka bisa membuat produk dan jasanya, lalu bisa menjual sehingga bisa berkembang,” tuturnya.

Genderal Managar (GM) Mal Boxies Hadi Wijaya menambahkan, pihaknya dalam hal ini memberikan fasilitas tempat, sebab Boxies berkomitmen akan mendukung kegiatan yang akan memajukan Kota Bogor.

“Kita sering berkolaborasi dengan Hipmi dan Dispora. Untuk UMKM sendiri kita sudah ada siapkan satu unit untuk berjualan di Mal Boxies,” katanya. (Hrs)

ARTIKEL REKOMENDASI

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *