Cibinong, BogorOnline.com – Lagi-lagi Bupati Bogor Iwan Setiawan picu keresahan dan pertanyaan di kalangan masyarakat Bumi Tegar Beriman.
Pasalnya, setelah sebelumnya dirinya yang terpeleset ucap berani menginjak Al-Qur’an, kini dirinya kembali terseret video viral yang mengacuhkan ajakan jabatan tangan dari Dandim 0621/Kabupaten Bogor yakni Letkol Kav. Gan Gan Rusgandara saat kegiatannya wilayah Parung Panjang, pada akhir pekan lalu.
Politisi Gerindra ini secara resmi memohon maaf melalui video berdurasi 2 menit 43 detik bertempat di Markas Kompi (Mako) Komando Distrik Militer (Kodim) 0621/Kabupaten Bogor tersebut.
“Pertama-tama perkenalkan, saya Iwan Setiawan Bupati Bogor, didampingi pak Dandim dan pak Kapolres (Rio Wahyu Anggoro) menyikapi, ramainya viral kegiatan di Parung Panjang yang pertama saya atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Bogor menyikapi terjadinya kesalahpahaman giat peninjauan jalan Parung Panjang,” kata Iwan dalam video klarifikasinya di gru WhatsApp yang diperoleh wartawan media ini, Kamis (30/11/23).
Ia melanjutkan, “Kita bareng-bareng dengan pak Pj Gubernur dan Forkompinda bila ada hal yang harus saya klarifikasi,” sambungnya.
Menurutnya, klarifikasi yang dimaksud dirinya itu yakni terkait video viral yang dirinya mengacuhkan ajakan jabatan tangan dari Dandim Letkol Kav. Gan Gan Rusgandara saat pihaknya mendatangi para aksi demonstran di jalan tambang Parung Panjang, Bogor.
Iwan berharap, mudah-mudahan dengan adanya video klarifikasi bersama Dandim 0621/Kabupaten Bogor tidak dibesar-besarkan lantaran dirinya yang telah memohon maaf secara langsung kepada yang bersangkutan.
“Mudah-mudahan tidak diperbesar, dan saya pribadi memohon maaf kepada keluarga besar TNI dan juga secara khusus Dandim Bogor pak Gan Gan dan seluruh jajaran pak Danramil se-kabupaten Bogor atas kekhilafan dari sikap saya yang memang dirasa kurang berkenan didalam kegiatan kemarin. Mudah-mudahan permohonan maaf ini bisa diterima oleh keluarga besar TNI,” tuturnya.
Dia mengaku, jika dirinya secara pribadi tak ada sedikit pun bersikap merendahkan atau membuat kesan tidak hormat terhadap keluarga besar TNI di Kabupaten Bogor. Iwan juga mengharapkan kembali, setelah kejadian itu semua bisa kembali semula, serta secara pribadi dirinya tidak ada permasalahan apapun dari mulai sebelum kejadian dan sampai hari ini.
“Kami di Bogor, Forkopimda sangat kompak dan selalu saling mengisi seiring sejalan untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Bogor khususnya menghadapi Pileg Pilpres. Yang insha Allah, Bogor akan tetapi kondusif berkat kekompakan dari Forkopimda Kabupaten Bogor, itu yang bisa kami sampaikan sekali lagi atas nama pribadi mohon diterima maaf kami maaf saya atas kejadian tersebut,” tutupnya.
Untuk diketahui sebelumnya, Viral video Bupati Bogor Iwan Setiawan di media sosial diduga ogah berjabat tangan dengan Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Kav. Gan Gan Rusgandara dan salah seorang anggota TNI.
Video tersebut diduga saat Bupati Bogor berada di Kantor Kecamatan Parung Panjang sebelum ada aksi demo masyarakat terkait jalur tambang, pada pekan lalu.
Tampak dalam video yang beredar di medsos mulai Selasa (28/11/23) tersebut, bersama Bupati Bogor hadir Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor, Agus Ridho, Kabid Lalu Lintas Dishub Kabupaten Bogor, Dadang Kosasih, Camat Parung Panjang Icang Aliudin, lalu Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Letkol Kav. Gan Gan Rusgandara.
Usai selesai menyampaikan sesuatu, terlihat Iwan Setiawan berjabat tangan yang dimulai kepada Kapolres, lalu ke Dadang Kosasih, kemudian Agus Ridho. Namun saat hendak bersalaman dengan Camat Parung Panjang, tampak dalam video, Iwan Setiawan melewati uluran tangan Dandim yang ingin menyalaminya, kemudian Iwan juga melewati uluran tangan salah satu anggota TNI dan bergegas pergi.





