Sukses di Sukamanah, Ismail Gotong Program Bogor Cerdas ke Kabupaten Bogor

BogorOnline.com —
Sukses di Sukamanah, Ismail Gotong Program Bogor Cerdas ke Kabupaten Bogor.

Pilihan warga sangat menentukan arah kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor melalui Pemilu Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024 mendatang. Karena itu, warga patut memilih calon anggota legislatif (Caleg) terbaik berdasarkan rekam jejak, prestasi, dan visi misinya.

Sosok Ismail cukup mewakili tiga kriteria tersebut. Figur ini setidaknya telah terlegitimasi selama 21 tahun dapat menjaga amanah sebagai Kepala Desa (Kades) Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Diawali sebagai Penjabat Kades tahun 2003, kemudian ia terpilih menjadi Kades Sukamanah secara berturut-turut pada Pilkades tahun 2005, Pilkades 2011, dan Pilkades 2017.

Saat mengakhiri masa baktinya pada 25 April 2023, warga Sukamanah masih saja memintanya agar kembali jadi Kades. Namun terbentur aturan, Ismail pun mengakhiri pengabdiannya secara husnul khotimah.

Karena masyarakat masih mempercayainya, melalui prosesi Pilkades kini Kades Sukamanah dijabat istrinya, Irmayani. Sedangkan Ismail naik menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Megamendung. Pada 2023, Ismail kembali menerima amanah sebagai Ketua Karukunan Warga Bogor (KWB) Kecamatan Megamendung.

Prestasi

Kepercayaan masyarakat terhadap Ismail cukup beralasan. Ismail mampu membawa Sukamanah sebagai desa mandiri dan terbaik tingkat nasional dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan kegiatan utama penyediaan Sarana Air Bersih (SAB), Pasar Desa Pasir Muncang, dan fasilitasi pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Sesuai visi ‘terwujudnya masyarakat Desa Sukamanah yang maju, mandiri, dan cerdas, berlandaskan iman dan taqwa’, Pemdes Sukamanah yang dipimpin Ismail mampu melahirkan dua orang sarjana desa per tahun. Warga berprestasi dari kalangan keluarga prasejahtera dibiayai dari sejak pendaftaran hingga wisuda. Bendahara Desa rutin membayarkan biaya kuliah mahasiswa yang bersumber dari APBDes.

Tak hanya itu, ia pun menghibahkan tanah dan bangunan untuk kantor desa. Di akhir masa jabatan, Ismail sukses memberikan kenang-kenangan membangun gedung kelembagaan desa terintegrasi setinggi 3 lantai seluas 500 meter. Di gedung ini terdapat ruang lengkap untuk Kades, staf desa, posyandu, PKK, MUI, Karang Taruna, BPD, LPM, dan Linmas.

Kemampuan secara organisasi, Ismail S.IP, M.Si ini pun terbukti menjadi Sekretaris Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor.

Tularkan Bogor Cerdas

Ismail rupanya tak puas keberhasilannya hanya dirasakan masyarakat Sukamanah. Ismail yang terlahir dari keluarga Golkar lantas mendaftarkan diri sebagai Caleg dan berhasil ditetapkan KPU sebagai Caleg DPRD Kabupaten Bogor dari Partai Golkar nomor urut 9 Dapil 3 Kabupaten Bogor.

Salah satu niatnya apabila terpilih menjadi anggota parlemen adalah menularkan kebaikan yang pernah dilakukannya saat menjadi Kades. Ismail ingin menciptakan sumber daya manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Bogor yang berkualitas melalui program Bogor Cerdas.

“Terbayang kalau ada instruksi dari Bupati kepada setiap desa agar menguliahkan dua orang warganya yang berprestasi. Di Kabupaten Bogor ini ada 417 desa/kelurahan, berarti setahun ada 834 sarjana baru. Dalam satu periode Bupati, 5 tahun, itu bisa 5.000 orang lebih yang jadi sarjana. Saya kira kalau ini diberlakukan akan mempermudah mewujudkan masyarakat yang cerdas dan kualitas sumber daya manusia yang unggul akan tercapai,” paparnya, Rabu 27 Desember 2023.

Ismail pun menyoroti sejumlah persoalan sosial kemasyarakatan khususnya di Dapil 3 wilayah selatan Kabupaten Bogor, yang tak bisa diselesaikan oleh seorang Kades.

“Salah satunya masih tingginya kesenjangan. Hal ini terbukti ketika pandemi Covid-19 terjadi di mana masyarakat berbondong-bondong mengharapkan bantuan sosial dari pemerintah. Desa itu miniatur wilayah tingkat kabupaten. Saya yakin apa yang terjadi di desa saya terjadi juga di wilayah lain. Begitu pun ketika melihat kelemahan-kelemahan yang terjadi di Sukamanah yakin terjadi di desa lain,” jelasnya.

Baca juga: Konsolidasi Akbar BALAWA, Kang AW Sebut Kemajuan Kabupaten Bogor Masih Perlu Perjuangan Keras

Di samping itu, program dan kebaikan-kebaikan di tingkat desa yang ingin dibawa ke tingkat kabupaten adalah peningkatan guru ngaji.

“Saat ini dari kabupaten untuk insentif guru ngaji hanya 25 orang per tahun. Sedangkan di Sukamanah saja guru ngaji ada 100 orang lebih. Maka harus ada pemerataan. Selain itu, kami memberikan insentif kepada guru PAUD dari APBDes. Selain itu, visi misi saya ke depan mencakup semua hal dasar yang dibutuhkan masyarakat. Selain pendidikan, kesehatan, juga perbaikan infrastruktur serta membuka peluang investasi sebesar-besarnya agar lebih banyak menyerap tenaga kerja dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Target dan Optimisme

Menurut Ismail, segala jenis kebutuhan masyarakat khususnya di Dapil 3 telah diinventarisir melalui bantuan Relawan Forum Silaturahmi Sahabat Ismail (Fosil).

“Saya optimistis bisa meraih target 60 ribu suara. Saya sudah mengunjungi 2.700 TPS se-Dapil 3. Di setiap TPS sudah punya koordinator,” tukasnya.

Testimoni

Eson, salah seorang pendukung dari Tim Relawan Fosil, mengungkapkan Ismail sangat paham keinginan dan problem-problem yang dialami masyarakat. Sehingga tak asing lagi kalau selama ini direpotkan oleh urusan-urusan masyarakat

Dedi, anggota Tim Relawan Fosil lainnya, mengaku bangga dengan sosok Ismail sebagai pimpinan yang bisa diteladani.

“Banyak program pak Ismail waktu menjabat sebagai Kades yang belum diserap oleh desa lain. Mudah-mudahan kalau sudah menjadi anggota dewan dapat ditularkan kepada desa lain dan menjadi program Pemkab Bogor,” katanya.

ARTIKEL REKOMENDASI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *