Warganya Kembali Demo Jalan Rusak Cikeas, Camat Kurnia Sabar Dan Tunggu

bogorOnline.com-GUNUNG PUTRI

Masalah jalan rusak Cikeas Udik Lambat Perbaikan dan kembali didemo oleh puluhan warga sekitar. Kecamatan Gunung Putri minta warga sabar dan tunggu.

Hal itu seperti penjelasan Camat Gunung Putri Kurnia Indra mengatakan, hari ini pihaknya langsung menemui para pendemo dan menjelaskan bahwa menurut UPT jalan dan jembatan setempat. Pembangunan ruas jalan tersebut sedang dalam proses lelang, oleh karena itu, meminta masyarakat bersabar. Ditambah masih ia melajutkan, juga meminta kepada warga bersama dengan Pemerintah Desa dan juga pengusaha yang ada di sekitar jalan tersebut. Untuk turut serta bergotong royong membuat drainase, setelah jalan tersebut dibangun, agar jalan yang terbangun nanti bisa lebih awet.

“Dalam kesempatan itu pula saya langsung menyusuri jalur air, termasuk meninjau gudang yang dilalui saluran air. Untuk memastikan pengusaha ikut juga berpartisipasi dalam gotong royong nanti,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com hari ini.

Sebelumnya, tak juga ada perbaikan jalan Puluhan Warga Cikeas Udik kembali melakukan aksi Demo, Jalan Rusak
Cikeas Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor Senin, (01/07/24).

Kordinator Demo Jalaludin mengatakan, aksi unjuk rasa (Unras) saat ini adalah aksi demo yang kedua kalinya. Yang mana warga menuntut hak atas perbaiakan ruas jalan kabupaten bogor.

“Ini aksi demo yang ke 2. Sebelumnya kita pernah melakukan aksi demo, dan langsung ada tindakan pengurugan dengan bantu. Namun, tidak ada kelanjutannya sampai saat ini,” ujarnya saat ditemui Wartawan di lokasi hari ini.

Masih Jalal menambahkan, bukan kali ini saja, aksi demo dilakukan oleh puluhan warga Cikeas, melainkan 4 bulan lalu juga sempat dilakukam aksi demo dengan tuntutan yang sama, agar jalan ruas kabupaten bogor penghubung 2 desa tersebut agar segera di perbaiki. Lantaran tidak ada tindak lanjut terkait perbaiakan jalan yang ada di wilayahnya.

“Kami hanya meninta perbaikan jalan. Hari ini kami melakukan aksi damai dengan cara menebar ikan lele dan menanam pohon pisang bukan untuk mengganggu pengguna jalan, tetapi supaya lebih didengar oleh pemangku kekuasaan,” keluhnya.

Sambung Yamin se orang pengguna jalan melanjutkan, lambatnya pembangunan jalan kabupaten Bogor, yang menjadi penghubung Desa Cikeas Udik dan Desa Bojong Nangka tersebut.

“Saya sering lewat sini, dan ini sudah lama seperti ini. Perbaikannya cuma di urug ajah, ga pernah dilanjutin,” protesnya.(rul)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *