BogorOnline.com – CILEUNGSI
Banjir sering terjadi saat musim hujan di Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor akibat dangkalnya saluran drainase milik PD Pasar Tohaga yang tersumbat oleh sampah pasar.
Sekretaris Desa (Sekdes) Cileungsi Kidul, Dimas Anugrah Rakhmat mengatakan, banjir di kawasan pemukiman warga yang berlokasi di tiga titik yakni Perumahan Cileungsi Indah, Permata Cibubur dan Kampung Rawa Belut Desa Cileungsi Kidul. Disebabkan oleh dangkalnya saluran drainase milik PD Pasar Tohaga yang tersumbat oleh sampah pasar.
‎“PD Pasar Tohaga Cileungsi itu kan punya saluran drainase dan saluran drainase ini sudah dangkal, yang akhirnya tersumbat dan malah menyebabkan banjir ke hilir,” kesalnya saat ditemui bogorOnline.com dikantor desa belum lama ini.
Masih Dimas mengaatakan, dangkalnya drainase di PD Pasar itu membuat limbah sayur-sayuran dan sampah lainnya terbawa arus saat hujan mengguyur di wilayah tersebut. Dimana sayur mayur itu terbawa palit (arus) ke saluran drainase yang akhirnya tersumbat dan menyebabkan banjir. Pemerintah Desa berencana untuk melakukan normalisasi drainase di Kampung Rawa Belut, tetapi kalau di hulunya tidak dikeruk (normalisasi), maka tetap saja sampah-sampah itu mengalir ke hilir.
“Sampai sekarang tidak ada perhatian dari PD Pasar Tohaga ke lingkungan sekitar, bahkan didalam PD Pasarnya saja dangkal untuk aliran drainasenya. Makanya ini harus ada langkah serius untuk lebih peduli lagi dalam menata lingkungan sekitar,” tambahnya.(rul)





