Tajurhalang – Jalan Desa Sukmajaya, tepatnya di RT 05/05, terpaksa tak dapat dilintasi kendaraan, baik roda dua maupun lebih, lantaran badan jalan terhalang oleh tiang listrik milik PLN yang roboh Robohnya tiang listrik menyebabkan aliran listrik ke tiga desa mati, yakni Tajurhalang, Sukmajaya dan Nagerang selama Lima jam.
Menurut seorang warga, Inan (37), sebelum jatuh, kondisi tiang listrik sudah miring kejalan. Warga sudah beberapa kali melaporkannya ke Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) Bojonggede. “Karena tak kunjung diperbaiki, tiang listrik itu akhirnya roboh, untungnya tak ada korban jiwa atau luka, karena saat tiang roboh, jalan lagi sepi,” ujarnya, Jum’at (02/09).
Robohnya tiang listrik itu membuat kaget warga sekitar, karena dibarengi dengan jatuhnya travo besar. “Kami langsung keluar rumah, ketika mendengar suara bruk, ya untungnya pas kejadian tak ada pengendara yang melintas,” jelasnya.
Petugas PLN UPJ Bojonggede dibantu aparat kepolisian langsung terjun kelokasi dan mengembalikan posisi tiang seperti semula. Proses pemindahan itu berlangsung selama hampir lima jam. (Iwan S. Pamungkas/zahra)





