by

BPTJ MULAI SOSIALISASI UJI COBA JAM OPRASIONAL TRUK ANGKUTAN TAMBANG

bogorOnline.com

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) mulai sosialisasi pemberlakuan ujicoba jam oprasional truk angkutan tambang di area lintas tambang.  Sosialisasi terhitung sejak, tanggal 3 – 7 Januari 2019. Sedangkan ujicoba dimulai dari 18 Januari 2019 hingga 1 Februari 2019. Dan Implementasi kebijakan oprasional truk angkutan barang tambang Jabodetabek tanggal, 19 Februari 2019.

“Pasalnya, permasalahan yang di hadapi di tiga wilayah Kecamatan yaitu, Rumpin, Perungpanjang dan Gunungsindur di perlukan singkronisasi waktu oprasional angkutan barang tambang dari asal ke tujuan, “ujar Torang Hutabarat Kasubid Pengawasan Lalu Lintas dan Angkutan BPTJ kepada sejumlah wartawan di Gunungsindur, Jum’at (3/1/2019).

Tora menjelaskan, inikan baru sosialisasi dari hasil musyarawah di Jabodebek. Disampaikannya bahwa jam oprasiola pada pukul 22 sampai pukul 05.00 WIB dini hari, hasil dari tiga Provinsi, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat, bagaimana mencari solusi di tiga wilayah Kecamatan tersebut.

“Pemerintah Pusat melalui Kemenhub untuk mencarikan solusi terbaik mengenai permasalahan angkutan barang tambang, “paparnya.

Sambung Tora menambahkan, surat kesepakatan bersama (SKB) warga dan pengusaha Quary transpoter, tantang pemberlakuan jam oprasional di wilayah Kecamatan Gunungsindur ini, masih mengacu aturan SKB, selama masa sosialisai penyamaan kebijakan pengaturan oprasional Jabodebek

“Setelah masa sosialisasi habis SKB di Gunungsindur akan di samakan dengan pemberlakukan kebijakan pengaturan oprasional Jabodebek tersebut,” pungkasnya.

Pantauan bogoronline.com, sosialisasi kebijakan pengaturan oprasional angkutan barang tambang di aula Kecamatan Gunungsindur ini dihadiri, para pengusaha quary, transpoter, masyarakat, camat Gunungsindur, Dan Ramil Gunungsindur, kapolsek Gunungsindur dan Muspika Kecamatan Rumpin. (MUL)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed