Kota Bogor Memasuki Pra Adaptasi Kebiasaan Baru

Headline, Kota Bogor1.2K views

BOGORONLINE.com, Bogor Tengah – Pemerintah Kota Bogor akan mengakhiri masa berlakunya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proposional transisi di wilayahnya. Rencananya akan dilanjutkan dengan pra adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau New Normal.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi Kota Bogor yang merupakan wilayah dengan angka penularan (RT) paling rendah di antara Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi berada pada angka 0,33.

“Pak gubernur tadi menyampaikan khusus Bodebek angka penularan paling rendah di Bogor dengan angka 0,33. Ini kita syukuri, kerja keras kita ada hasilnya. Pak gubernur mengapresiasi,” ujar Bima disela kunjungan kawasan Suryakencana, Bogor Tengah, Rabu (1/7/2020).

Berkaitan kebijakan PSBB, imbuh Bima, gubernur Jawa Barat menyerahkan kepada Bodebek untuk menentukan kedepannya. Untuk Kota Bogor sendiri, kata Bima, akan memasuki pra AKB selama satu bulan.

“Kerangkanya masih dalam PSBB proposional tetapi dipersilahkan untuk memulai AKB di bidang tertentu. Setelah PSBB (2 Juli) selesai jadi bisa dibilang pra AKB,” terangnya.

Lanjut Bima, pada masa pra AKB di Kota Bogor ada beberapa sektor usaha yang rencananya diizinkan untuk kembali beroperasi dengan catatan harus menerapkan protokol Kesehatan. Seperti halnya ojek online dan hotel.

“Insya Allah Kota Bogor akan mulai mengizinkan ojol untuk beroperasi mengangkut penumpang, juga hotel boleh beraktivitas dengan protokol Kesehatan. Jadi, beberapa hari kedepan akan dikoordinasikan teknisnya seperti apa. Tapi ada beberapa masih dilarang seperti sekolah dan olahraga kontak fisik,” ujarnya.

Bima menjelaskan, kebijakan pra AKB akan diterapkan setelah melihat angka penularan yang relatif rendah di Kota Bogor.

“Jadi perlahan-lahan secara bertahap kita memasuki AKB karena angka penularan relatif rendah di Bogor ini,” tukas Bima. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *