by

Atty Siap Perjuangkan Hak Keluarga Miskin

BOGORONLINE.com, Kota Bogor – Atty Somaddikarya, anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, anggota fraksi adalah petugas partai dan kedudukan struktur di atas pundak anggota fraksi.

Hal itu dikatakan Atty saat reses yang dihadiri jajaran struktural PAC, ranting dan anak ranting di daerah pemilihannya Bogor Timur dan Bogor Tengah, belum lama ini.

Kepada yang hadir, Atty juga menyampaikan jika mendapati kesulitan dalam upaya membantu masyarakat untuk segera disampaikan ke fraksi PDI Perjuangan.

“Jika ada kesulitan dalam membantu masyarakat, seperti kendala sulitnya pasien masuk rumah sakit, pendidikan dan kesejahteraan datang ke fraksi baik stuktural ataupun masyarakat. Sampaikan berdasarkan data dan fakta, jangan ragu atau sungkan karena fraksi PDI Perjuangan saat ini memiliki delapan kursi anggota fraksi yang siap menjadi jembatan kemudahan atas jabatannya sebagai wakil rakyat,” ungkapnya.

Saat ini, kata dia, fraksi PDI Perjuangan memiliki agenda memperjuangkan keluarga miskin (Gakin) untuk bisa menerima haknya, dimana salah satunya masih banyak yang menempati tanah sewa milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk menjadi tanah milik.

“Saya sangat prihatin dan mirisnya rumah-rumah di pemukiman kumuh yang padat penduduk masih menjadi tanah sewa padahal ditempati gakin puluhan tahun,” bebernya.

Selain itu, kata politisi yang akrab dipanggil Ceu Atty ini, ada banyak kondisi rumah yang mau roboh, justru tidak mendapat perhatian khusus dari progam hibah rumah tidak layak huni (RTLH) karena terkendala syarat atas alas hak dan bukti kepemilikan.

Menurut dia, semestinya tidak terjadi kezholiman. “Puluhan tahun bagi gakin dan terjadi fakta terbalik dimana oknum cukong menguasai tanah aset pemkot 23 hektare dan tanah-tanah milik pemkot yang tidak terdaftar dalam daftar aset saat ini dikuasai pihak ketiga tanpa memberi kontribusi yang jelas kepada pemkot. Disinyalir pengusaan tanah dan lahan di atas tanah pemkot tidak membayar pajak padahal lahan tersebut digunakan aktivitas komersil.”

Atty yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Bogor itupun mengajak para kader untuk menginformasikan tanah sewa yang ditempati gakin untuk bisa diperjuangkan menjadi tanah milik. Namun hal itu harus sesuai dengan prosedur dan regulasi yang berlaku.

“Kader-keder Banteng saat ini harus hadir di tengah gakin untuk memberikan informasi di wilayah mana saja tanah sewa yang saat ini ditempati gakin untuk bisa diperjuangkan menjadi tanah milik dengan tahapan prosedur dan regulasi yang benar. Dan tanah mana yang dikuasai oknum-oknum cukong yang menjadi tuan tanah selama ini di Kota Bogor,” ucapnya. (Hrs)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *