BOGORONLINE.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Bogor mengadakan kegiatan pemberdayaan dan pengawasan organisasi kemasyarakatan tahun 2022 di balairiung Hotel Agria Kota Bogor. Kegiatan ini mengusung tema ‘Mewujudkan Organisasi Kemasyarakatan yang Mandiri, Partisipatif dan Bermartabat’.
Kepala Bakesbangpol Dadang Sugiarta mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan lanjutan dari bina ormas pada 2021. Di tahun lalu, pihaknya telah melaksanakan 10 pertemuan dengan ormas beserta jajarannya.
“Jadi pertemuan-pertemuan itu baik ketua, sekretaris sampai divisi-divisi ormas harus mengetahui tentang keberadaan, bidang dan program kegiatan dari ormas, sehingga terukur oleh masing-masing ormas,” kata Dadang, Senin (25/7/2022).
Ia melanjutkan untuk tahun ini adalah pengukuran Indeks Kinerja Ormas (IKO). Sehingga ormas bisa dinilai dan pemerintah wajib hadir membantu atau memfasilitasi ormas dalam melakukan kegiatan sesuai bidang masing-masing.
Bakesbangpol mencatat saat ini ada 210 ormas di Kota Bogor. Pihaknya memang membuka peluang dan tidak boleh dihalangi masyarakat untuk mendirikan ormas. Sehingga wujud partisipasi dari masyarakat untuk pembangunan Kota Bogor ini bisa terealisasi dengan cepat.
“Ujungnya, kita berharap ormas Kota Bogor menjadi ormas yang mandiri, partisipatif dan bermartabat,” papar Dadang.
Dijelaskan juga olehnya, bahwa ormas nanti ada klaster sehingga tidak hanya Bakesbangpol, namun sinergitas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.
Contohnya, kata dia, ormas yang membidangi pemberdayaan perempuan dan anak difasilitasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP3A). Ormas membidangi ekonomi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DinKUKMdagin).
Kemudian, ormas membidangi kebudayaan difasilitasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan ormas yang membidangi lingkungan hidup dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
“Jadi sesuai tujuan ormas masing-masing, dan tahun 2022 ini dengan IKO bisa terukur keberhasilan ormas,” katanya.
Pihaknya juga akan melakukan evaluasi dan monitoring (Monev) pada Desember 2022 mendatang. Kegiatan ormas selama setahun akan diekspos dihadapan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor.
Dalam kegiatan ini hadir sebagai narasumber Kepala Bakesbangpol Kota Bogor Dadang Sugiarta, Kepala UPTD BLK Kota Bogor Enjang Nurjaman dan juga USAID Madani. Adapun kegiatan tersebut diikuti sebanyak 75 ormas. (Hrs)





