Perkuat Sinergi dan Keamanan Kelistrikan, PLN UP3 Gunung Putri Masifkan Sosialisasi Bahaya Listrik ke Stakeholder Pemerintahan dan TNI-Polri

Daerah51 views

GUNUNG PUTRI, Bogoronline.com – Sebagai langkah proaktif dalam menjaga keselamatan masyarakat dan menjamin keandalan pasokan energi listrik, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Gunung Putri melakukan akselerasi edukasi melalui kegiatan bertajuk “Peduli Bahaya Listrik”. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Unit Layanan Pelanggan (ULP) yaitu ULP Cileungsi, ULP Citeureup, dan ULP Jonggol.

Langkah ini menyasar para pemangku kepentingan (stakeholder) utama di wilayah pemerintahan dan keamanan, mulai dari jajaran Kepolisian (Polsek), Kodim, Koramil, Kantor Kecamatan, hingga seluruh Kantor Desa di wilayah kerja PLN UP3 Gunung Putri.

Sinergi Demi Keselamatan Publik
Manager PLN UP3 Gunung Putri, Darwin Simanjuntak, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perangkat desa dan aparat keamanan adalah kunci utama agar pesan keselamatan kelistrikan sampai hingga ke tingkat rumah tangga.

“Kami ingin memastikan setiap informasi mengenai jarak aman dan potensi risiko listrik tersampaikan dengan masif ke akar rumput. Dengan dukungan rekan-rekan di Koramil, Polsek, hingga aparatur desa, kami optimis budaya peduli bahaya listrik dapat terbentuk di tengah masyarakat,” jelas Darwin.

Poin Utama Edukasi Keselamatan
Dalam rangkaian sosialisasi tersebut, tim PLN menekankan beberapa poin krusial yang tercantum dalam standar keselamatan HSSE:
• Jarak Aman 3 Meter: Menjaga jarak aman minimal 3 meter antara jaringan listrik dengan bangunan, perbaikan atap, maupun dahan pohon.
• Waspada Aktivitas Luar Ruangan: Menghindari bermain layang-layang di sekitar kabel listrik serta berhati-hati saat mengoperasikan alat berat (excavator/crane) dan melakukan penggalian tanah.
• Penataan Atribut Bangunan: Memastikan antena TV, papan reklame, dan parabola tidak berdekatan dengan jaringan PLN.
• Keamanan Internal Bangunan: Mengimbau warga untuk tidak menggunakan stop kontak bertumpuk dan rutin memeriksa instalasi listrik rumah setiap 5 tahun.
• Area Steril: Menghormati tanda peringatan pada gardu listrik dan tidak memasuki area tersebut tanpa izin petugas resmi.

Dukungan Penuh dari Wilayah
Inisiatif yang dipimpin oleh Darwin Simanjuntak ini mendapat respon positif dari para camat dan kepala desa. Mereka berkomitmen untuk membantu meneruskan informasi ini kepada warga dalam berbagai forum pertemuan desa.

Di akhir kesempatan, Darwin juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan potensi bahaya listrik atau gangguan di lingkungan sekitar secara cepat dan mudah.

“Komitmen kami adalah menghadirkan listrik yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga aman bagi seluruh warga di Cileungsi, Citeureup, Jonggol, dan wilayah Gunung Putri secara luas,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *