BogorOnline.com – CIBINONG
Pesta Demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024, baik Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) Rabu 14 Febuari. Tinggal menghitung hari dengan dana yang dikeluarkan 300 miliar di Bumi Tegar Beriman.
Hal itu seperti penjelasan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor Muhammad Adi Kurnia mengatakan, untuk total anggaran kurang lebih sekitar tiga ratus miliar dari Pemerintah Pusat bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna penyelenggaraan Pemilu 2024 di Pemkab Bogor. Dana tersebut di dipergunakan mulai dari honorarium kehormatan komisioner (gaji staf) sampai Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan segala macamnya.
“Sekitar 70 persen dari total dana keseluruhan,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp Messenger (WhatsApp) Senin (5/01/24).
Adi sapaan akrabnya menambahkan, untuk dana diatas baik di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan yang sudah mempunyai sekertaris dan pengelolaan keungan sendiri. Mulai dari
Panitia pemilihan kecamatan (PPK), Panitia pemungutan suara (PPS) dan
Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS). Dimana lanjutnya menambahkan, masing- masing unit itu melaporkan pertanggung jawaban keuangan jika sudah melaksanakan kegiatan biaya operasional dan honorarium. Dengan sistem transfer dari APBN ke KPU, lalu mengirim langsung ke tim pemilihan.
“Nanti Ketua PPS bertanggung jawab untuk menjadikan kes atau transfer,” tambahnya.(rul)





