Hari Air Sedunia, Lambang dan Sungai di Bogor

Hari Air Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 22 Maret, nampak tidak begitu terasa di kabupaten Bogor. Padahal, daerah dengan slogan Bumi Tegar Beriman ini, punya kesan mendalam terhadap air.  Buktinya, salah satu unsur Lambang Kabupaten Bogor adalah aliran Sungai, yaitu dua aliran sungai yang mengapit bulatan. Unsur lambang tersebut,  menggambarkan Sungai Ciliwung dan Cisadane yang mengapit Kabupaten Bogor. Secara filosofis, selain bermakna kesuburan  perlambangan aliran sungai tersebut juga melambangkan degup sejarah kehidupan, karena sungai di masa lalu merupakan sarana transportasi yang sangat penting, bahkan tepiannya merupakan pusat-pusat peradaban dunia. Sebenarnya Wilayah Kabupaten Bogor teraliri 7 Daerah Aliran Sungai (DAS) utama, yang secara keseluruhan berada dalam Satuan Wilayah Sungai (SWS) Ciliwung Cisadane. Sungai-sungai utama DAS tersebut keseluruhan mengalir  ke arah utara dan bermuara di Laut Jawa, yaitu Ciliwung, Cisadane, Citarum, Kali Bekasi, Kali Angke, Cidurian-Cimanceri, dan Ciujung.

 

Mengingat aliran sungai merupakan salah satu unsur perlambangan Kabupaten Bogor, maka sungai dipandang sebagai sesuatu yang penting bahkan sakral dalam kehidupan umat manusia. Karena itu, warga masyarakat Kabupaten Bogor niscaya akan menghormatinya tidak terbatas kepada fungsinya sebagai sungai melainkan juga sungai sebagai suatu eksistensi yang ko-existen dengan kehidupan manusia. Akan tetapi dalam kenyataannya, sungai-sungai tersebut hanyalah sungai-sungai  sebagaimana pada umumnya di wilayah pulau Jawa kita; tidak terawat, rusak, dan menimbulkan bencana; banjir di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Artinya, bahwa warga masyarakat Kabupaten Bogor masih melihat sungai tidak lebih hanya sebuah sungai saja. Oleh karena itu diperlukan upaya berbagai pihak, khususnya pemeritah daerah untuk membangkitkan kesadaran warga masyarakat Kabupaten Bogor agar sadar dan peduli terhadap arti pentingnya sungai, sehingga aliran sungai sebagai salah satu unsur yang diperlambangkannya tidak melulu semata perlambangan, melainkan merupakan perwujudan nilai-nilai yang termanifestasikan dalam kesadaran cinta, cita, dan citra warga masyarakatnya. Atau mungkin sebaliknya, masyarakat Kabupaten Bogor perlu mengingatkan pemerintahnya agar peduli terhadap sungai-sungai itu. Sungai yang menjadi bagian dari sejarah peradaban Bumi Tegar  Beriman. Sungai yang dijadikan unsur perlambangan Kabupaten ini.

 

Saeful Ramadhan

 

Pemimpin Redaksi

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.