Hatta Rajasa Beberkan Keberhasilan Selama Pemerintahan SBY

Kota Bogor – bogoronline.com – Partai Demokrat menggelar Penataran terhadap 250 Pimpinan dan Kader Utama Partai Demokrat se Indonesia. Di hari ke 2 ini materi penataran tentang Perekonomian Indonesia dengan para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Acara tesebut dibuka secara langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Prof Dr H Susilo Bambang Yudhoyono.

Ada yang unik. di hari ke 2 ini, para peserta yang terlambat datang mengikuti penataran diharuskan duduk di kursi deretan depan bersama petinggi partai Demokrat. Dari pantauan terlihat ada 2 orang yang terlambat dan mereka langsung dipersilahkan untuk duduk di kursi. Namun ada pula yang datang terlambat enggan duduk di depan. SBY pun memberikan penilaian khusus kepada mereka yang konsisten duduk di kursi penting.

“Yang duduk di depan ini mendapat nilai lebih dengan saya duduk di sini,” Ujar SBY Pada Selasa (29/03/16).

Hatta Rajasa mendapat giliran pertama untuk memaparkan tentang dinamika tantangan dan pengelolaan perekomian nasional, kebijakan pemerintah di era Kabinet Indonesia Bersatu. Materi yang disampaikan Salah satunya adalah Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3I) yang menjadi dasar pembangunan ekonomi saat pemerintahan SBY.

“Waktu itu Presiden SBY menginstruksikan kepada semua jajaran nya agar dapat mempercepat pengurangan kemiskinan melalui program (MP3KI). Progam PNPM pun sangat membantu daerah di pelosok dalam hal pembangunan infrastruktur, Selama sepuluh tahun pemerintahan SBY angka kemiskinan dapat diturunkan sekitar 8 juta jiwa, kalo di rata – rata setiap tahun nya ada 800.000 jiwa yang berhasil diturunkan,” Ungkapnya.

Hatta menambahkan, 10 tahun pemerintahan SBY telah menempatkan Indonesia sebagai Regional Power dan Global Player. Itu diakui oleh negara-negara tetangga, khususnya Negara yang ikut di G-20.

“Ini bukan kata saya, Tapi kata data. Kita dihargai betul di G-20. Walau tentu saja ada yang belum kita capai. Jadi jika masa pemerintahan SBY dibilang tidak ada hasilnya saya heran saja,” Pungkasnya. (bunai)