by

Bank BTB Bakal Sisir UMKM Sebagai Mitra

Cibinong – bogoronline.com – Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bogor Tegar Beriman (BTB) yang belum lama ini diresmikan, bakal melakukan terobosannya guna menjalankan roda perusahaan. Sejumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bogor akan disodorkan kerjasama.

“Segmen kami ritel yang melayani UMKM, karena UMKM di Kabupaten Bogor mencapai 13 ribu,” kata Direktur Utama BPRS BTB Dedin Nazarudin, kemarin.

Menurut Dedin, karakteristik sistem perbankan syariah yang  beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil memberikan alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan bagi masyarakat dan bank, serta menonjolkan aspek keadilan dalam bertransaksi, investasi yang beretika, mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan dalam berproduksi, dan menghindari kegiatan spekulatif dalam bertransaksi keuangan.

“Bank dengan sistem syariah dengan bank konvensional itu berbeda, karena dalam sistem syariah memiliki enam pilar prinsip yaitu tidak dzolim, haram, riba, bathil, maysir, dan tidak gharar. Dan sesuai dengan syariat Islam, sehingga seluruh masyarkat Kabupaten Bogor bisa terlayani dengan optimal tanpa prosedur yang menyulitkan. Namun demikian, Bank tetap berorientasi kepada keuntungan atau provit oriented,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, trend perkembangan perbankan saat ini masyarakat yang beragama Islam mulai banyak menyadari pentingnya sistem pembiayaan berbasis syariah, sehingga mendorong pertumbuhan perbankan syariah, bahkan lembaga-lembaga keuangan konvesional banyak yang berusaha memasuki industri keuangan syariah.

“Kami ciptakan produk dan layanan yang kompetitif dengan jaringan yang luas dan pengelolaan yang profesional. Sehingga kehadiran BTB ini bisa memberikan dukungan terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan dengan mengutamakan pada pertumbuhan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabag Perekonomian Pemkab Bogor Arman Jaya ketika ditemui beberapa waktu lalu mengatakan, kehadiran Bank BTB ini yang juga sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ke-5 di Kabupaten Bogor diharapkan dapat mendorong perekonomian di masyarakat.

Dengan SDM yang dimilikinya, dirinya optimis di bulan ke-38 akan mencapai Break Event Point (BEP). “Dari program kerja yang telah ditetapkan, pada bulan ke 38 akan mampu mencapai BEP,” kata Arman.

Arman juga menegaskan, kedepannya, Bank BTB juga akan membuka cabang-cabang di wilayah. “Sekarang ini menguatkan jaringan dulu. Nantinya, kita buka cabang di wilayah, tetapi tidak per kecamatan. Karena per kecamatan saya rasa tidak efektif,” ungkapnya.

Dari modal awal Rp 8,4 Miliar yang digelontorkan oleh Pemkab Bogor, sebanyak 98,04 persen merupakan modal kepemilikannya dan 1,96 persen merupakan saham dari pihak luar atau direksi. (adi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed