by

Pemenang Beauty Contest

Kota Bogor – bogoronline.com
Persaingan ketat terjadi pada perusahaan yang mengikuti proses Beauty contest yang digelar oleh PD PPJ untuk menjadi pemenang yang akan membangun revitalisasi Blok F.

Paguyuban pedagang Blok F yang didalamnya merupakan para pedagang existing, Terus bergerilya melobi dan menemui para peserta yang mengikuti beauty contest. Perusahaan yang sudah didatangi dan membuat komitmen dengan para pedagang adalah, PT Mayasari Bakti Utama. Dengan perusahaan itu, paguyuban pedagang membuat pernyataan mendukung penuh PT Mayasari Bakti Utama dan mendukungnya supaya menjadi pemenang beauty contest. Tidak tanggung tanggung, paguyuban pedagang sampai membuat surat pernyataan dukungan dan menyerahkannya kepada Walikota. Langkah para pedagang tidak sampai disitu, untuk meyakinkan agar pedagang mendapatkan kepastian dari perusahaan pemenang beauty contest, akhirnya pedagang melakukan pertemuan dengan PT Fortunindo Artha Perkasa.

Detik detik terakhir diumumkannya perusahaan pemenang kompetisi beauty contest yang dilaksanakan oleh PD PPJ, sebagai bentuk program pencarian pihak ketiga yang akan bekerjasama dengan PD PPJ untuk merevitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang, Hal ini dimanfaatkan oleh PT Fortunindo Artha Perkasa untuk dapat menarik simpati, Dukungan serta perhatian dari para pedagang.

Perwakilan PT Fortunindo Artha Perkasa, M. Ages melakukan pertemuan dengan peguyuban pedagang Blok F Pasar Kebon Kembang. Dalam pertemuan yang dilaksanakan di RM Fatmawati Hotel Salak, dilakukan dialog diantara kedua belah pihak.

Ages mengatakan, Dirinya diundang oleh para tokoh pedagang Blok F, dan diminta membuat surat pernyataan untuk mengakomodir semua aspirasi pedagang.

“Saya hanya memenuhi undangan dan saya juga sudah membuat surat pernyataan bahwa akan mengakomodir seluruh aspirasi para pedagang di Blok F,” kata Ages kepada wartawan, Pada Jum’at (29/4/16).

Menurut Ages, Dalam proses Beauty contest yang diselenggarakan oleh PD PPJ ini, Semua jangan membuat hal hal yang tidak di inginkan, Tetapi harus menyatukan visi dan misi perencanaan pembangunan.

“Intinya saya akan memprioritaskan pedagang existing atau pedagang lama untuk mendapatkan tempat yang sama lagi seperti sebelum di revitalisasi, Dan tidak akan ada pengundian atau pengocokan untuk para pedagang, Itu janji saya kepada para pedagang,” jelasnya.

Ages menuturkan, Terkait konsep pembangunan Blok F, PT Fortunindo Artha Perkasa akan membangun kios yang memiliki luasan sama seperti saat ini. Rencana pembangunan hanya 3 lantai, diantaranya, semi basement, lantai dasar, lantai satu dan paling atas digunakan untuk lahan parkir. Jadi PT Fortunindo Artha Perkasa tidak akan membangun tinggi tinggi, karena semakin tinggi bangunan, maka akan merugikan dan memberatkan pedagang.

“Untuk semi basement akan digunakan untuk para PKL, dan untuk harga bagi PKL akan dibicarakan dengan para pedagang dan PD PPJ,” urainya.

Ages menambahkan, Saya pun dalam kesempatan ini membuat surat pernyataan bagi para pedagang yang isinya. “Bila saya memenangkan proyek pengerjaan revitalisasi Blok F, Saya akan mengakomodir seluruh aspirasi dan keinginan para pedagang, Dan menempatkan para PKL ke lantai semi basement, Potensi keuntungan bagi perusahaan kami adalah akan membuat Blok F menjadi pasar tradisional modern, Sehingga bisa menjadi pasar percontohan bagi daerah lain,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Blok F, Suryanto mengatakan, Saat ini pihaknya telah menerima pemaparan proyek revitalisasi Blok F dari 2 Pengembang.

“Saat ini Kami telah mendengarkan visi dan misi dari PT Fortunindo Artha Perkasa, Dan mereka membuat surat pernyataan akan mengakomodir semua keinginan pedagang, dan janji tersebut akan diajukan ke PD PPJ oleh kami, tidak seperti janji dukungannya kepada PT Mayasari Bakti Utama yang diajukan ke Walikota Bogor,” katanya.

Suryanto mengungkapkan, Perjanjian hitam diatas putih dari para perusahaan yang mengikuti Beauty contest sangat penting dibutuhkan, agar siapapun perusahaan yang menjadi pemenang dan membangun Blok F, mereka sudah memiliki komitmen tentang aspirasi para pedagang.

“Jadi supaya semua aspirasi pedagang terakomodir, maka pengembang siapapun harus membuat pernyataan akan mengakomodir keinginan pedagang. Kita sudah memegang dua bukti pernyataan resmi, diantaranya dari PT Mayasari Bakti Utama dan PT Fortunindo Artha Perkasa,” ungkapnya.

Terpisah, sampai sore hari, pihak PDPPJ belum mengumumkan siapa perusahaa yang memenangkan beauty contest PDPPJ. Ketua Pansel beauty contest PD PPJ, Syuhairi menjelaskan, berkas penilaian perusahaan yang mengikuti Beauty contest sudah diserahkan ke Badan Pengawas (BP) PD PPJ dan Walikota Bogor.

“Jadi berkas sudah diajukan ke Walikota melalui BP, Agar mendapat persetujuan. Kita sudah memfinalkan memberikan penilaian, tinggal menunggu keputusan Walikota dan BP saja,” jelasnya.

Syuhari mengatakan bahwa sesuai dengan jadwalnya bahwa tanggal 29 April 2016 akan di umumkan pemenang beauty contest, Tetapi mekanisme tetap harus dilakukan, yaitu menyerahkan berkas proses Beauty contes ke Walikota sebagai bahan pertimbangan dan keputusan.

“Pengumuman pasti dilakukan, tapi kami belum bisa memberikan informasi, perusahaan mana yang nanti memenangkan beauty contest. kita akan tunggu dulu penilaian dan respon dari Walikota sebagai komisaris perusahaan daerah, baru nanti kita akan umumkan secara resmi. Tapi kita juga usahakan tidak akan mundur dari hari ini,” pungkasnya.(bunai)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed