Bakal Nyalon Lagi, Hendrayana Ingkar Janji

Cibinong – bogoronline.com – Perebutan kursi ketua DPC Partai Hanura, Kabupaten Bogor mulai ramai, dua anggota DPRD Kabupaten Bogor, yakni Hendrayana dan Iswayudi diakbarkan akan bersaing untuk menduduki orang nomor satu di partai besutan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Wiranto itu.
Iswahyudi yang kini duduk di Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, dengan gamblang menyatakan kesiapannya memimpin Partai Hanura. “Jika saya mendapatkan kepercayaan dari para pengurus mulai tingkat ranting, kecamatan hingga DPC, saya berjanji akan membawa Hanura menjadi partai yang diperhitungkan dikancah perpolitikan di Kabupaten Bogor,” kata Iswahyudi, kepada Jurnal Bogor, ditemui usai mendaftarkan diri sebagai calon ketua DPC Partai Hanura, Sabtu (14/05).
Iswahyudi mengatakan, Hanura berpotensi menjadi partai besar tak hanya di Kabupaten Bogor, tapi juga secara nasional. Namun dengan catatan semua pengurusnya harus mau bekerja dan turun menyapa masyarakat. Untuk mencapai tujuan itu, tentunya dibutuhkan kesolidan.
“Bila saya terpilih dan mendapatkan amanah, semua kader, apalagi sebagai pendiri partai di Kabupaten Bogor akan saya rangkul kembali, untuk bersama-sama membesarkan partai, agar di Pemilu 2019 mendatang, kursi Hanura bertambah dari tiga menjadi enam,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC) bertekad menjadikan Iswahyudi sebagai ketua DPC Partai Hanura periode 2016-2021. Alasanya, selain mau turun kebawah, sosok Iswahyudi namanya sudah terkenal, terutama di kawasan Bogor timur. “Ini menjadi modal dan pemicu semangat bagi kader yang ada ditingkat bawah,” ungkap salah seorang ketua PAC.
Dari data yang dihimpun Jurnal Bogor, hingga Minggu (15/05) sudah ada tiga tokoh yang mendaftarkan diri, diantaranya Nuradi Natsir, Gunawan Hasan dan Iswahyudi, sementara Hendrayana yang merupakan ketua DPC lama belum mendaftar
Sebelumnya, kepada sejumlah wartawan, Hendrayana menegaskan tidak akan mencalonkan lagi untuk memimpin Hanura di Kabupaten Bogor karena ingin memberikan kesempatan kepada kader yang lebih potensial. Beberapa sumber bogoronline.com, menegaskan, jika Hendrayana mendaftar dalam bursa pemilihan, berati dirinya telah ingkar janji dan tidak pantas dipilih lagi. (zah)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *