Mediasi Tanah di Gunung Putri, Dua Kubu Nyaris Bentrok

Gunung Putri – bogoronline.com – Perebutan status kepemilikan tanah kembali memanas di Gunung Putri, dua kubu antara pihak Anang Soekarso selaku ahli waris dengan PT.Ferry Soneville bahkan nyaris bentrok. Hal tersebut saat dilakukan mediasi dilokasi lahan seluas 8,3 Hektare di Blok Ciranggon Desa Gunung Putri, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (11/06).

Tak hanya itu, mediasi yang dikawal Aparat kepolisian Polsek Gunung Putri dan perwakilan dari Koramil setempat, beberapa oknum Brimob suruhan PT.Ferry Sonneville pun ikut memanaskan suasana.

“Aparat seharusnya mendinginkan suasana bukan memanaskan suasana. Ini oknum anggota Brimob suruhan PT.Ferry Sonneville malah mancing-mancing ngomong yang gak-gak segala saya dibilang profokatorlah itulah, itu tuh yang namanya anggota Brimob inisial SLM bukan jaga negara malah yang tidak-tidak,” kata Andri Jhonkey kuasa Ahli waris Anang Soekarso.

Sementara itu kuasa hukum ahli waris Anang Soekarso, Joyo mengatakan, dari persoalan itu hanya sekedar mediasi keinginan dari pihak PT.Ferry Sonville yang menginginkan soal siapa pemilik lahan tersebut.

“Kami pun menjelaskan, dengan detail riwayat tanah yang ada sesuai kepemilikannnya. Kita sudah berikan keterangan tapi mereka sedikit tidak percaya. Mereka bilang jangan ada kegiatan lah, apa hak mereka orang ini tanah klien saya kok, mau apa coba,” kata Joyo.

Menurut Joyo, jika mereka mengklaim tanah kliennya, pihaknya meminta adanya pembuktian surat yang sah. “Kita mau bukti-buktian di pengadialan, hayu kita siap kapanpun juga,” tegasnya.

Sementara itu, pihak PT. Ferry Sonneville, Amir selaku Koordinator lapangan menjelaskan jika pihaknya hanya meminta tidak adanya aktivitas sebelum adanya laporan dari pengadilan.

“Jadi kalau adanya laporan dari pengadilan tentang hak yang sah kepemilikan tanah silahkan saja melakukan aktivitasnya, kan kami disini hanya menjalankan amanah dari pihak PT.Ferry Sonneville,” pungkasnya. (di)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.