Pemkab Diminta Bangun Terminal Tipe A

Cibinong – bogoronline.com – Kendati Kabupaten Bogor dikenal sebagai daerah di Jawa Barat, yang memiliki APBD di atas Rp 5 triliun, namun ironisnya, sampai sekarang Kabupaten Bogor belum mampu memiliki terminal besar dengan katagori A.

Akibat ketidaan terminal tipe A ini, rencana Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) belum bisa memasukan wilayah berjuluk Bumi Tegar Beriman ini kedalam seamless transportasi.

“Seamless Transportasi bertujuan untuk meniadakan atau menghilangkan jarak penataaan transportasi antara Jakarta dengan daerah penyangga. Daerah yang masuk dalam program seamless transportasi ini, syaratnya harus memiliki terminal tipe. Kami minta Kabupaten Bogor segera membangunnya,” BPTJ Elly Adrianus Sinaga, baru-baru ini.

Menurut Elly, terminal yang ada di Kabupaten Bogor, semuanya bertipe B, “Saemless transportasi ini, merupakan upaya pemerintah untuk mengajak masyarakat menggunakan angkutan umum untuk beraktivitas,” ujarnya.

Elly menargetkan, pada tahun 2010 mendatang, ketika infrastruktur penunjang transportasi massal sudah terbangun di daerah penyangga ibu kota, sekitar 60 persen warga Jabodetabek, tak lagi menggunakan kendaraan pribadi. “Target kami di tahun 2030 nanti, 60 persen warga Jabodetabek memakai angkutan umum, karena itu sarana pesarana tansportasi sedang kami benahi,” ujarnya.

Elly yakin, dengan seamless transportasi dan pembangunan insfratruktur jalan, jarak tempuh antar kota akan semakin pendek. “Kalau saat ini dari Transyogi, Kabupaten Bogor ke Cengkareng butuh waktu empat sampai lima jam, maka dengan seamless transportasi terutama Trans Jabodetabek Ekspres waktu tempuhnya bisa lebih cepat,” jelasnya.

Bupati Nurhayanti menyatakan, kesiapannya untuk menjalin kemintraan dengan BPTJ dalam penataan sistem transpotasi massal.  “Secara perlahan, kita akan membangun terminal tipe A untuk mendukung program Seamless Transportasi,” katanya.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Syaripah Sopiah mengatakan, pembangunan terminal tipe A dan pelebaran jalan yang nantinya dilintasi angkutan massal yang dirancang BPTJ sudah masuk rencana.

“Selain pelebaran jalan dan pembangunan terminal tipe A, kami juga akan mensinergikan seamless transportasi dengan perumahan bersubsidi dan beberapa Transit Oriented Development (TOD) di Gunung Putri dan Bojonggede, ” terangnya.

Syarifah mengungkapkan, daerah Parung Panjang dan Tenjo yang berada di perbatasan dengan Kabupaten Tangerang dan Kota Tengerang Selatan menjadi lokasi untuk pengembangan Seamless Transportasi.

“Dua kecamatan di wilayah barat itu kita proyeksikan untuk pengembangan kawasan perkotaan baru, makanya kita akan membangun jalan sepanjang 55 kilo meter di wilayah barat dan utara, untuk mendukung terbentuknya kawasan perkotaan baru,” pungkasnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.