Penjual Sianida Ilegal Terancam Sanksi

Cibinong – bogoronline.com – Sejumlah pengecer zat kimia sianida yang terkena razia Dinas UMKM, Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan , terancam kena sanksi, pasalnya mereka dianggap melanggar Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 75 tahun 2014,  perubahan dari Permendag Nomor 44 tahun 2009 tentang pengadaan distiribusi dan pengawasan bahan berbahaya (B2).

“Kalau terbukti mereka tak mengantongi izin, pastinya akan dikenakan sanksi. Tapi, kami masih menunggu hasil penyidikan dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS),” kata Kepala Dinas UMK, Koperindag Dace Supriyadi, kepada wartawan Rabu (29/06).

Dace menegaskan, mengacu pada Permendag, zat kimia berbahaya dan beracun seperti Sianida, tak boleh dijual bebas. “Makanya kita tengah selidik, dari mana para pengecer itu mendapatkan suplai sianida,” ujarnya.

Sianida yang disita petugas sebanyak 4.500 liter di wilayah Kecamatan Nanggung, Leuwiliang dan Leuwisadeng itu kata Dace, diduga kuat digunakan para penambang emas ilegal. “Sianida itu bahan kimia berbahaya yang fungsinya memisahkan tanah dengan butiran logam,” terangnya.

Ketua Komisi II DPRD Yuyus Wahyudin meminta Diskoperindag mengawasi peredaran sianida, yang mana, bahan kimia berbahaya tersebut saat ini dengan mudah dibeli masyarakat. “Sianida itu kan zat beracun, kalau bekasnya dibuang sembarang seperti ke sungai akan mematikan biota-biota yang menjadi penghuni sungai,” tandasnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.