Perda KTAR Disahkan, Pegawai Pemkab Bogor tak Bisa Bebas Ngerokok di Kantor

Cibinong – bogoronline.com – Para pegawai yang bertugas lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor, dalam waktu dekat ini tak bisa lagi seenaknya ngerokok di ruangan sambil bekerja, karena jika ketahuan akan dikenakan sanksi merujuk pada ketentuan yang tertuang dalam Perda KTR yang baru saja disahkan DPRD.
“Sejak peraturan tersebut diberlakukan, maka tidak semua kawasan, khususnya perkantoran orang bebas merokok,” kata Bupati Nurhayanti, kepada wartawan.
Menurut Nurhayanti. Perda KTR ini dibuat, untuk melindungi orang yang tak merokok, karena berdasarkan penelitian, perokok pasif lebih mudah terserang penyakit dibandingkan perolok aktif.
“Kawasan tanpa rokok nantinya menjadi rambu yang membatasi masyarakat untuk merokok sembarangan, terutama di fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, tempat umum dan tempat lain yang ditetapkan,” jelas Bupati yang selama satu satu ini memimpin Kabupaten Bogor seorang diri.
Menurut Yanti, Perda Kawasan Tanpa Rokok disampaikan untuk memperkuat regulasi tentang kawasan tanpa rokok yang sebelumnnya telah dimuat dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup). “Perda ini tak melarang orang merokok, tapi mereka tak bisa sembarangan, karena tempat bagi perokok akan disediakan khusus,” ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Camalia Wilayat Sumaryana menjelaskan, dalam Perda KTR yang telah disahkan DPRD, tak akan sama dengan di Kota Bogor. di mana di kota pimpinan Bima Arya itu, selain melarang merokok di tempat umum, mereka juga tak memungut pajak dari iklan rokok.
“Tidak seperti di Kota Bogor. Rencananya, nanti mengatur pengadaan tempat khusus bagi perokok. Tapi kalau pajak, sepertinya tetap diambil. Jadi Perda KTR itu diarahkan lebih ke pengisolasian perokok saja,”ujarnya.
Sementara itu, para pegawai Pemerintah Kabupaten Bogor yang selama ini merokok di ruangan sambil bekerja meminta dibuatkan ruangan khusus untuk merokok. “Kita mendukung adanya Perda KTR, tapi tolong ditiap sudut kantor disediakan ruangan khusus untuk merokok biar fair,” pinta sejumlah pegawai. (ah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.