Tiga Malam Jaga  TPS Liar, Berhasil Tangkap Tiga Warga

Cibinong – bogoronline.com – Ulah para pembuang sampah yang menjadikan bahu jalan, lahan-lahan kosong bahkan Jalan Tegar Beriman  sebagai tempat pembuangan sampah membuat wajah Bumi Tegar Beriman kotor.

Parahnya lagi, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, seperti tak ada upaya nyata, untuk menyadarkan warga yang gemar membuang sampah di jalan.

Akibatnya, di sebagian tempat, diantaranya di Desa Kemang, banyak warga terpaksa memasang spanduk ekstrim yang isinya mengecam para pembuang sampah sembarangan dengan mendoakanya celaka.

“Ulah warga yang membuang sampah di bahu jalan sudah keterlaluan dan perlu mendapatkan tindakan tegas,” kata Kepala Desa Kemang, Entang Suarna, Rabu (22/06).

Saking kesalnya, Entang dan sejumlah warga rela begadang di areal Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar, setelah tiga malam jaga, mereka berhasil menangkap tiga pembuang sampah. “Ketiga orang itu kita tangkap dan didata identitasnya, namun jika ketahuan lagi membuang sampah sembarangan, kita akan menyeretnya kejalur hukum, karena dalam Undang-undang Nomor 18 tahun 2008 tentang pengelohan sampah,” tegasnya.

Entang akan meminta, UPT Kebersihan Parung membentuk tim khusus, untuk mengatasi persoalan sampah liar. “Untuk efek jera, diperlukan adanya tindakan tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada para pembuang sampah liar,” ungkapnya.

Langkah tegas Entang mendapatkan respon positif dari sejumlah warga, diantaranya Rudi. Ia mengatakan pembuang sampah di bahu jalan dan lahan kosong bukanlah warga Desa Kemang, tapi dari luar. “Sampah dibuang pada malam atau dini hari. Saya setuju ada sanksi tegas kepada pelaku, karena akibat ulahnya warga sekitar dirugikan,” katanya.

Sebelum di Ciawi, pihak UPT setempat telah membentuk sebuah tim khusus yang diberinama Tim Uber Sampah. Tim yang terdiri dari warga dan unsur Linmas desa bertugas memantau TPS liar yang ada di sepanjang Jalan Raya Ciawi hingga Gadog. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.