Duit Bantuan RTLH Hanya Rp 7 Juta

 
Ciawi – Para penerima program bantuan Rehabilitasi Rumah Tak layak Huni (RTLH) di Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi, mengeluhkan nilai bantuan yang diterimanya, karena jumlahnya tak sesuai dengan diharapkan.

“Awalnya, saya sangat senang, karena mendapatkan dana bantuan untuk perbaikan rumah dari Pemerintah Kabupaten Bogor, namun ketika menerima uang hanya Rp 7 juta, jujur saja, saya jadi bingung, uang sebesar itu tentunya tidak akan cukup untuk memperbaiki rumah,” keluh seorang penerima program bernama Asep, Selasa (09/08).

Warga Kampung Ranji RT 01/03 itu mengaku kaget, pasalnya dari informasinya yang didapatkan, bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang uangnya dititipkan di Dinas Tata Bangunan dan Pemukiman itu, per kepala keluarga penerima program mendapatkan jatah sebesar Rp 10 juta. “Tapi tidak utuh, karena dipotong pajak PPN sebesar 11 persen,  sehingga sisa uang yang dibagikan kepada penerima sekitar 8.9 jutaan,” ungkapnya.

Uang itu kata penerima program lainnya Karwati, diterimanya langsung dari Pemerintah Desa Teluk Pinang. “Uang itu semuanya langsung dibelikan bahan material, sementara untuk upah tenaga kerja saya upayakan nyari sendiri,” kata warga RT 04/01 itu.

Kepala Desa Teluk Pinang Tatang membenarkan, kalau penerima RTLH hanya mendapatkan uang Rp 7 juta. “Sisa uang digunakan adminsitrasi dan pajak,” kilahnya.

Pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bantuan program RTLH ini sebelumnya sempat dikeluhkan sejumlah anggota DPRD. “Kami ingin, namanya untuk membantu warga kurang mampu, pemerintah pusat tak perlulah mengenakan PPN, tidak etislah, karena dengan adanya pajak, jumlah bantuan jadi berkurang,” kata Anggota DPRD Slamet Mulyadi.  (Denny/zah)

 

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.