Pasar Desa Tajurhalang Mubazir

Tajurhalang – bogoronline.com – Gedung permanen yang difungsikan untuk pasar desa di Kecamatan Tajurhalang, tepatnya di Dusun II, RT 02/03, Desa Tajurhalang, kini menjadi tempat bersarangnya hantu. Pasalnya gedung yang dibangun dengan anggaran stimulus Kementerian Perdagangan RI, tak lagi dihuni pedagang, seperti yang diharapkan semula.

“Pasar desa itu mubazir dan jadi sarang hantu, karena pembangunannya tanpa direncanakan dengan matang, sebab lokasinya jauh dari keramaian, sehingga tak ada pedagang yang mau berjualan di sana,” kata Anggota DPRD asal PDI Perjuangan, Barkah, Selasa (20/09).

Barkah mengungkapkan,  pembanguna pasar desa di RT 02/03 itu, terlalu dipaksakan. “Seharusnya kalau ingin membangun sebuah  pasar, lokasinya dicek terlebih dahulu, termasuk didalamnya soal akses jalan dan kepadatan penduduk, bukan main bangun saja, kalau sudah seperti ini kan sayang, anggaran negara jadi percuma,” tegasnya.

Ketua PAC Pe­muda Pancasila (PP) Tajurhalang Robby Tuhumury menambahkan, terbengkalainya pasar desa itu membuktikan, lemahnya perencanaan yang dilaksanakan pemerintah.

“Pasar itu dibangun dengan dana tak sedikit, kalau tak salah totalnya mencapai Rp 1 miliar. Ini menjadi pelajaran bagi pemerintah, kedepan tak boleh sembarangan membangun,” tandasnya. (Iwan S. Pamungkas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *