Kota Bogor – bogorOnline.com
Puluhan Kepala Sekolah tingkat SMA dan SMK serta Dinas Pendidikan Kota Bogor, mengikuti penyuluhan dan penerangan hukum dari Kejaksaan Negeri Kota Bogor. Kegiatan penyuluhan hukum tersebut dilaksanakan di ruang aula Kejari, Jalan Juanda, Rabu (12/10/16).
Penyuluhan dan penerangan hukum salah satu program dari pembinaan masyarakat taat hukum sekaligus pengembangan dari program jaksa masuk sekolah yang selama ini sudah dilakukan oleh Kejari Kota Bogor, sehingga dengan kerjasama yang dibangun ini akan semakin meningkatkan pengetahuan maupun ilmu hukum di kalangan dunia pendidikan di Kota Bogor.
Kasi Intel Kejari Kota Bogor, Andhie Fajar Arianto mengatakan, acara di ikuti sekitar 50 peserta berasal dari kalangan Dinas Pendidikan Kota Bogor dan Kepala Sekolah SMA dan SMK sekota Bogor. Tujuan dari penyuluhan hukum ini diantaranya menambah pemahaman hukum, memberikan pencerahan dan pemahaman tindak pidana korupsi, turut membantu program pendidikan sehingga bersama sama memaksimalkan program jaksa masuk sekolah.
“Kita sudah melaksanakan kegiatan jaksa masuk sekolah dan respon dari pihak pihak sekolah sangat bagus. Jadi kita tingkatkan lagi kerjasama dengan Dinas Pendidikan ini melalui penyuluhan dan penerangan hukum ini,” ungkap Andhie.
Ia menjelaskan, materi yang diberikan dalam penyuluhan terkait hukum seperti masalah anti korupsi, proses pembelajaran yang tidak bertentangan dengan hukum maupun langkah langkah yang harus diperhatikan ketika menghadapi hukum dan prosesnya.
Seperti diketahui bahwa kalangan dunia pendidikan memiliki banyak kegiatan pembangunan fisik di masing masing sekolah maupun terkait penggunaan anggaran anggaran dari pemerintah, sehingga persoalan itu sangat bersentuhan langsung dengan hukum. Disini para kepala sekolah diberikan pemahaman dan pengetahuan soal hukum tadi, sehingga dengan penyuluhan dan penerangan ini diharap semua peserta yang hadir dalam mengimplementasikan dan menerapkannya di lingkungan sekolahnya masing masing.
“Kegiatan ini di prakarsasi oleh kedua belah pihak antara Disdik dan Kejaksaan Negeri Kota Bogor, dengan mengambil moto ‘Kenali hukum jauhi hukuman’. Kami berharap dengan penyuluhan hukum ini, akan terbangun pengetahuan soal hukum di masing masing kepala sekolah maupun pegawai di Dinas Pendidikan Kota Bogor,” pungkasnya.(bunai)





