Panitia Dituding Kurang Kordinasi, Pawai Ta’aruf MTQ Amburadul

Ciseeng – bogoronline.com- Pawai ta’ruf yang diikuti ratusan kafilah dari 39 kontingen musabaqoh tilawatil qur’an (MTQ) ke – 39 tingkat Kabupaten Bogor, di Kecamatan Ciseeng, Selasa (25/10) ambradul, karena pawai ta’aruf sebagai awalnya dimulainya MTQ yang menyusuri jalan-jalan yang ada di Kecamatan Ciseeng, masih ada kendaraan yang melintas.

“Kerja panitia bagaimana sih, lagi asyik-asyiknya pawai ada klakson kendaraan yang membuat kita kaget,” kata Udin, peserta pawai ta’aruf asal Kecamatan Tenjo.

Menurut Udin, seharusnya kalau jalanan akan dipakai pawai dengan menghadirkan ribuan orang ditutup total. “Mestinya jalur yang dipakai pawai sudah steril artinya tidak ada kendaraan yang melintas . Apalagi acara  tahunan ini merupakan hajatan tingkat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun, banyaknya kendaraan melintas di jalan-jalan yang digunakan pawai, imbas dari kurangnya kordinasi panitia lokal dengan instansi terkait di Kabupaten Bogor.

“Kalau memang jalan ini mau digunakan pawai dengan ribuan massa, panitia lokal berkordinasi dengan Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) dan Unit Lalu Lintas, Kepolisian Sektor Parung, karena kedua institusi ini ahlinya mengatur lalu lintas,” sindir Udin.

Panitia lokal yang dipercayakan pada Camat Ciseeng Edi Muslihat, sebenarnya telah mengerahkan anggota perlindungan masyarakat (Linmas) dari tiap desa, namun ketika melihat kondisi lalu lintas kacau, sejumlah anggota Linmas yang bertugas di jalan tampak kebingungan.

Meski banyak kekurangan, jalannya pawai ta’ruf berlangsung meriah dibuktikan dengan banyaknya warga yang datang untuk melihat langsung para kafilah dari 40 kecamatan beraksi.

“Pawai ta’aruf ini menjadi hiburan bagi warga, sehinga pawai berlangsung meriah,” kata Camat Ciseeng, Edi Muslihat. (Iwan S Pamungkas)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.