Tahun Depan, PNS Bogor Tidak Digaji Dua Bulan

BogorOnline.com, CIBINONG- Penetapan RAPBD menjadi APBD 2017 Kabupaten Bogor, memasuki deadline hari ini, Rabu (30/11). Sidang Paripurna pun rencananya digelar malam ini di Sekretariat DPRD pukul 19.00 WIB.

Defisit Rp 294 miliar di hari akhir penetapan mengharuskan Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menunda dua bulan gaji PNS dan anggota DPRD.

Sekretaris TAPD, Syarifah Sofiah mengungkapkan, untuk menutup defisit, Pemkab Bogor enggan mengambil pinjaman. Maka, dalam penyelarasan, diputuskan jika gaji ke-13 dan 14 tidak dialokasikan dalam APBD 2017.

 

“Jadi, dalam APBD murni dialokasikan untuk 12 bulan dulu. Nanti, dalam APBD Perubahan baru dianggarkan lagi. Jadi yang gaji ke-13 dan 14 di perubahan nanti masuk,” kata Syarifah kepada BogorOnline.com, Rabu (30/11).

Sementara anggota Banggar, Junaedi Syamsudin mengungkapkan, penundaan itu bersifat sementara dan hanya untuk mensiasati defisit yang ada.

“Saya kan juga anggota Komisi I. Bahkan, Komisi I mengajukan pemangkasan secara keseluruhan dalan APBD murni. Tapi eksekutif memilih opsi menunda dua bulan gaji,” kata politisi PPP itu.

Dia pun tidak khawatir kinerja pelayanan publik tidak akan terganggu. “Kan bukan cuma PNS. Anggota dewan juga dan itu hanya upaya mensiasati defisit,” tukasnya. (Cex)

Comments