Pengakuan JA, Pejuang Cinta dari Cariu Bermental Kapak

CARIU- JA alias AH (40), pelaku penganiayaan yang menyasar mantan istrinya Vera Dewi (38), mertuanya Engkom (56) dan adik iparnya Eli (30), mengaku tega membacok ketiganya lantaran cemburu. Di Mapolsek Cariu, Selasa (24/1), JA mengklaim jika Vera masih sebagai istrinya namun kerap minta diceraikan.

JA cemburu mengetahui Vera kerap berkirim pesan singkat dengan pria lain dan selalu merengek minta cerai, kala ditegur saat sedang asyik dengan telepon genggamnya, meski pada akhirnya, pasutri yanh telah dikaruniai seorang putra itu, pisah ranjang.

“Dia (Vera), masih istri saya. Bukan mantan istri. Cuma, dia memang sering minta cerai. Kita sudah pisah ranjang karena dia sering asyik BBMan dengan pria lain. Saya tegur, eh malah minta cerai,” kata JA di Mapolsek Cariu.

JA pun menyesali perbuatannya yang tega mengampak tiga orang terdekatnya. Uniknya, dia melakukan itu karena rasa cinta yang besar, khususnya pada Vera. “Saya menyesal pak. Ini semua terjadi karena cinta saya pada istri sekaligus cemburu karena dia punya hubungan dengan pria lain,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Cariu, Kompol Darmawan menjelaskan, kini pelaku ditahan bersama barang bukti berupa kapak. JA pun terancam pasal berlapis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Korban dengan pelaku masih adak ikatan suami istri. Hal ini dibuktikan dengan surat nikah yang kami jadikan barang bukti, juga pakaian korban dan pelaku,” kata Darmawan.

“Motifnya cemburu buta karena istrinya sering chatting dan minta cerai. Pelaku juga terancam UU KDRT dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkas Kompol Darmawan.

Sementara ini, JA harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Cariu. Sementara ketiga korban masih terbaring di rumah sakit. (ed)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.