Tempat Tinggal Anda Penuh Minimarket? Ini Totalnya

CIBINONG- Minimarket atau toko modern, semakin hari kian menjamur. Tak terkecuali di Kabupaten Bogor, dengan luas wilayah Bumi Tegar Beriman, mencapai 300 ribu hektare, 75 persen dari 234 minimarket berizin tersebar di kawasan Cibinong Raya.

Moratorium untuk pemberian izin minimarket di Kabupaten Bogor, pun dihembuskan oleh DPRD Kabupaten Bogor, untuk menekan pertumbuhan minimarket di kawasan perkotaan.

“Jumlah itu (234), yang tercatat di tahun 2016. Tahun-tahun sebelumnya bagaimana? Kalau terus dibiarkan, maka akan mematikan usaha warung atau pasar tradisional. Maka Pemkab Bogor mesti melakukan moratorium karena sudah jenuh,” kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Haikal, Senin (30/1).

Bahkan, politisi Golkar itu menyebut jumlah minimarket di Kabupaten Bogor telah menyentuh 500. “Kalau dikalkulasi mungkin bisa sampai 500,” tukas Wawan.

Sementara itu, Pelaksana Bidang Izin Operasional pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor, Teguh Sugiarto menilai, moratorium sebaiknya dilakukan pada kecamatan atau wilayah yang terlampau jenuh oleh minimarket.

“Ya, jenuh itu di Cibinong Raya. Kecamatan Cibinong, Bojonggede, Sukaraja, Citeureup dan Babakanmadang. Gunungputri juga sudah jenuh. Kami juga tidak akan memberi izin kok jika dinas teknis (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) tidak merekomendasikan,” kata Teguh.

Pada dasarnya, kata Teguh, DPMPTSP siap untuk melakukan moratorium. “Kami siap kok. Tapi lihat dulu tingkat kejenuhannya. Jangan yang ditempat yang masih lega kena moratorium juga,” lanjut Teguh.

Secara prosedural, DPMPTSP enggan dikatakan sembarang memberi izin minimarket. “Pemohon mengajukan dulu Izin Perubahan Penggunaan Tanah (IPPT), terus IMB, lalu rekomendasi dari Disperindag, baru kemudian izin gangguan. Kalau sudah semua, baru keluat Izin Usaha Toko Modern (IUTM). Kalau Disperindag tidak memberi rekomendasi, IUTM tidak akan keluar,” tukas Teguh. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.