5 Pilar SMK PGRI I Cibinong, Menjadi SMK Plus

CIBINONG –

Untuk meningkatkan proses belajar dan mengajar, PPLP Jawa Barat (Jabar) merubah SMK PGRI I Cibinong menjadi SMK Plus I PGRI Cibinong. Hal itu dikatakan oleh Kepala SMK PGRI I Cibinong Ali Gozali menjelaskan, perubahan nama SMK PGRI I Cibinong menjadi SMK Plus PGRI I Cibinong tentu ini punya dasar dan alasan, karena pihaknya tidak berani menyimpan nama atau merubah nama tanpa ada alasan yang kuat yang bisa diterima oleh masyarakat dan siswa itu sendiri.

“Kurang lebih 11 tahun saya membina sekolah ini, dan statusnya masih seperti biasa. Dengan adanya perubahan yang dilakukan itu, tentunya banyak sekali tantangan ujian. Tetapi itu hal yang layak membina dan membangun dengan bermakna untuk sekolah,” tutur Ali ketika dijumpai bogorOnline.com di meja kerjanya Rabu (22/2/17).

Ali menambahkan, dirinya sangat antusias dengan berubah nama sekolah, agar dapat meningkatkan kembali dalam proses belajar dan mengajar di SMK Plus I PGRI Cibinong.
Bersyukur pada hari ini, ada penyerahan sertifikat atau piagam perubahan nama itu dari PPLP Jawa barat. Siapa PPLP itu adalah lembaga yayasan pendidikan PGRI yang menangani tentang persekolahan PGRI se-Jawa barat.

Hal yang wajar kalau mereka memberikan, karena itu kewenangan mereka. Dengan adanya perubahan ini, maka sudah mempunyai alasan dan tidak sembarangan, mungkin itu dari hasil evaluasi, pengawasan dan pemantauan yang telah dilakukan oleh mereka.

“Untuk mendapatkan predikat plus tersebut kami menerapkan lima pilar yaitu, budaya disiplin, budaya keagamaan, budaya kebangsaan, budaya kreatipitas dan ke lima budaya persaudaraan,” tambahnya.(rul)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0