Pemkab Bogor Bakal Minta Jatah Pegawai untuk Tenaga Pengajar

CIBINONG- Pengawasan terhadap pegawai demi meningkatkan kinerja untuk melayani masyarakat memang sangat diperlukan. Maka Bupati Bogor, Nurhayanti mengunjungi beberapa Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Bogor yakni Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Dinas Sosial dan Dinas Koperasi dan UKM, pada Senin (20/3).

Diawali meninjau Kantor BKPP Kabupaten Bogor Bupati Bogor ingin dengan kantor yang baru lebih representatif dan sudah ada untuk melakukan test kompetensi pegawai untuk 100 orang.

Ia juga mengatakan untuk mengatasi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Bogor terutama pada tenaga pendidik yang setiap tahunnya pensiun 400 orang akan tetapi belum ada penggantinya, maka secepatnya akan meminta waktu kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Republik Indonesia untuk mengatasi terkait persoalan kekurangan tenaga ASN di Kabupaten Bogor.

“Saya akan meminta waktu untuk bertemu dengan Mendikbud dan Menpan RB karena persoalan kekurangan ASN bukan hanya di Kabupaten Bogor saja namun persoalan seluruh Indonesia karena Pemerintah Pusat masih menganggap cukup tapi dari segi mana cukupnya,” ujarnya.

Selanjutnya saat mengontrol Dinas Sosial, Nurhayanti meminta agar anak anak jalanan yang ada di Kabupaten Bogor untuk dilakukan pembinaan dan pelatihan karena mereka merupakan generasi penerus bangsa jangan sampai mereka melakukan hal hal yang negatif.

Selepas menyambangi Kantor BKPP dan juga Dinas Sosial, Bupati Bogor langsung meninjau kantor Dinas Koperasi UKM. Selepas meninjau Dinas tersebut Bupati Bogor mengatakan bahwa Dinas tersebut sedang melakukan roadshow ke seluruh Kecamatan se Kabupaten Bogor untuk memberitahukan terkait website www.lapakumkm.com jadi para pelaku UMKM disetiap Kecamatan dapat menawarkan lewat website tersebut yang telah disaring dari segi kualitasnya agar dapat bersaing dengan dunia luar namun bila ada yang memesan kekurangan modal harus juga dicarikan solusinya.

“Pemerintah Kabupaten Bogor fokuskan pada pembinaan, manajement dan modal dan terus melakukan kerjasama dengan forum UMKM di setiap kecamatan,” katanya. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Fatal error: Exception thrown without a stack frame in Unknown on line 0