Bintek Dana Hibah Pemkab Bogor, Penggunaannya Harus Optimal

CIBINONG-
Guna mengoptimalkan realisasi penggunaan dana hibah serta untuk meningkatkan pemahaman mengenai tata cara dan prosedur pengelolaan dana hibah dengan baik dan benar, Pemerintah Kabupaten Bogor kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bintek) terkait penggunan bantuan hibah untuk lembaga dan sarana keagamaan tingkat Kabupaten Bogor tahap 3 yang merupakan gelombang terakhir tahun 2017 di Gedung PUSDAI Kabupaten Bogor, kemarin.

Asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat Burhanudin yang membuka secara langsung kegiatan tersebut mengungkapkan masih banyak lembaga keagamaan yang membutuhkan bantuan pemerintah. Namun, pemberian hibah bukan tanpa prosedur. Mulai dari pengajuan proposal, sampai realisasi, harus dilalui dengan prosedur yang benar agar pemanfaatannya optimal.

Burhan menambahkan, berdasarkan hasil evaluasi selama ini, para pemohon bantuan pada umumnya belum melakukan aspek perencanaan yang tepat dan akurat dengan melibatkan pendamping, pengawas dan pelaksana kontruksi yang mengacu pada standar daerah, sehingga banyak ditemukan kekurangan, kelemahan, dan kesalahan. “Dalam prosesnya diperlukan akurasi yang tepat antara aspek perencanaan, pelaksanaan, dan aspek pengawasan, agar output yang ditargetkan dalam kegiatan bantuan di Kabupaten Bogor tercapai dan tepat sasaran”, jelas Burhan.

Sementara itu Arsan Latif, selaku narasumber yang berasal dari Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa yang paling penting adalah bagaimana tata cara yang dibentuk dan dibangun oleh bupati terhadap kapan dan bagaimana dokumen – dokumen tersebut disampaikan terhadap mekanisme hibah. “Hibah itu yang pasti utamanya tidak mengikat, tidak secara terus – menerus dan kegiatan itu menunjang kegiatan penyelenggaraan pemerintahan, kecuali ditentukan oleh peraturan perundang undangan” , ujar Arsan.

Bimbingan Teknis (Bintek) bantuan hibah lembaga dan sarana keagamaan tingkat Kabupaten Bogor tahap ketiga tahun 2017 dihadiri oleh para peserta yang terdiri dari Kaur Kesra desa Se-Kabupaten Bogor dan Kasi Kesra Kelurahan Se-Kabupaten Bogor serta unsur badan dan lembaga serta ormas bidang keagamaan. (Diskominfo/rul)

Comments