Baru Beberapa Bulan Beton Jalan Cicangkal Sudah Rusak

RUMPIN – Belum setahun jalan raya kelas provinsi yang ada di jalan raya Cicangkal, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, sudah banyak yang retak dan berlubang. Hal ini disinyalir akibat tekanan tonase muatan angkutan tambang yang isinya bisa 4 kali lipat kekuatan tonase jalan yang cuma 8 tone.

Kondisi kerusakan yang terjadi, akan semakin cepat parah karena di ruas jalan tersebut tidak ada saluran air atau drainase. Sudah dipastikan jika turun hujan, maka badan jalan menjadi tergenang air.

“Kalau belum apa-apa jalannya sudah berlubang begini, seharusnya segera di perbaiki. Kan pasti ada biaya perawatan atau mungkin si pemborongnya harus tanggungjawab,” kata Andi (36) warga Desa Sukamulya kepada bogoronline.com.

Ia mengatakan, warga Kecamatan Rumpin seolah dibuat terus menderita. Pasalnya, hingga saat ini, selain jalan yang baru sudah berlubang, ada juga jalan yang rusak parah, sekitar 10 km yaiti jalan yang menuju ke arah kantor Kecamatan Rumpin. “Kalau jalan yang ada corannya ini, baru setahun dibangun. Tapi saat ini kondisinya sudah retak dan sudah pada bolong.” ujarnya.

Andi menambahkan, semua kerusakan jalan di Rumpin, penyebab dan akar masalahnya adalah galian tambang dan angkutan tambang. “Jalan di sini juga bisa awet, karena yang ngerusak jalannya mobil gede (besar-red). Karena tidak seimbang antara jalan yang cuma kuat 8 ton dengan muatan truk tronton pengangkut hasil tambang yang bertonase 40 sampai 50 ton.” Cetusnya. (MUL)

Comments