Tim Pansus LP2B DPRD Kabupaten Bogor, Awasi Alih Fungsi Lahan di Rumpin

Rumpin – bogorOnline.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor membentuk tim pansus untuk menangkal alih fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kabupaten Bogor. Tim pasus mendatangi sebuah lokasi yang sudah dialih fungsikan di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin Kabupaten Bogor.

Kedatangan rombongan dari Pansus LP2B yang di ketuai Rifdian Surya Darma, tiba lokasi tepatnya di Kp. Nordin Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin, ikut serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor yakni, Hendrayana, Wasto dan Agus Irwansyah bersama Dace Supriadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor perwakilan serta perwakilan perusahan investor.

“Kami bersama Pemda Kab. Bogor sedang membahas peraturan Daerah tentang LP2B. Sebab, didalam LP2B, kami sekarang sedang mengecek tentang izin yang sudah dikeluarkan Pemda Bogor yang didalamnya lahan LP2B, “Kata Rifdian kepada bogoronline.com di Rumpin, Selasa (6/8/2019).

Menurut dia, sekarang kita mengecek lahan benar tida izin-izinya atau sudah berdasarkan ketentuan yang sudah berlaku. Karna lahan LP2B ini tidak bisa dibangun apa-apa. Sementara itu Rifdian mengaku, saat ini kita tidak bisa ketitik lokasi lahan, karna tidak ada orang yang menunjukan. Padahal kita sedang mencari apakah didalam izin lahan LP2B ini berupa sawah atau apah.

“Sedangkan PT Marga Tapa, mengusulkan izin lokasi (Inlok) yang diperuntukan untuk perumahan sebanyak 470 Hektar,” ujarnya.

“Tadi saya tanya, ini peruntukan untuk apah, kalau ini untuk perumahan kenapah belum ada eksen. Kalau izin itu maksimal tiga tahun, kalau engga yaa dibalikin lagi ke putra daerah jangan dibiarin seperti ini, supaya ekonomi itu bisa berjalan, “tambahnya.

Rifki mengakatakan, padahal izinnya sudah keluar ditahun 2013 lalu. Izin lokasi itu maksimalnya tiga tahun, jadi di tahun 2016 harusnya ganti, dan di tahun 2017 hingga sekarang 2019 ganti lagi, tapi sekarang belum juga ada aktivitas.

“Nanti kita akan rapat, dan kita panggil BPN, untuk mempertanyakan bagaimana prosesnya bisa seperti ini, “cetusnya.

Sementara itu kepala Dinas (DPMPTSP) Dace Supriadi mengatakan ini tataruangnya sudah berubah. Jadi yang diberikan izin lokasi itu adalah daerah yang memang memungkinkan untuk dibangun perumahan, karna pengajuannya untuk perumahan.

“Yang terbaru di izinkan di Desa Sukamulya Kecamatan Rumpin ini adalah PP1 (Pemukiman Perumahan) berdasarkan perubahan tataruang didalam Perda tahun 2012. Dari tahun 2012 izin lokasinya sudah keluar tapi tidak mengalami perkembangan sehingga kadarluarsa, dan akhirnya memparpanjang lagi sebanyak 400 hektar pada tahun 2018. Perluasan pembebasan lahan dengan masyarakat sudah selesai, “pungkasnya. (Mul)




2 thoughts on “Tim Pansus LP2B DPRD Kabupaten Bogor, Awasi Alih Fungsi Lahan di Rumpin

  1. Robinhard

    Apabila saya ingin mengajukan penawaran kerjasama iklan, apakah bisa diinformasikan untuk contact handphone (connect WA) atau direct email yg bisa saya tuju..

    Salam,
    Robinhard
    0812-1344-2420

Comments are closed.