Dua Pasar Batal Diambil Alih Pemkot Bogor

Kota Bogor – bogorOnline.com

Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) memastikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor batal mengambil alih dua pasar, yakni Pasar Jambu Dua dan Sukasari. Sebagai gantinya, rencananya pemerintah akan mengambil alih Pasar Merdeka.

“Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sempat datang ke Pasar Jambu Dua. Nggak jadi karena bantuannya hanya Rp15 miliar. Diperkirakan untuk membangun Blok A, B dan C butuh Rp100 miliar,” ujar Direktur Operasional Deni Ari Wibowo kepada awak media, Rabu 4 September 2019.

Dijelaskan, apabila Pasar Merdeka diambilalih Pemkot Bogor, maka PDPPJ hanya sekedar mengelola dan menarik service charge saja. Sedangkan uang sewa kios langsung disetorkan ke pemerintah melalui kas daerah.

“Saat ini kami juga tak mengambil biaya sewa karena HGB dengan pihak ketiga sudah habis. Dan PDPPJ hanya mengambil service charge saja,” tuturnya.

Meski begitu, pihak PDPPJ masih berharap agar Pasar Merdeka tetap menjadi aset PDPPJ, sehingga bisa menaikan pendapatan perusahaan.

“Pendapatan pasti meningkat karena kan kami mengambil biaya sewa kios kalau pasar itu tetap menjadi aset kita. Tapi memang sampai sekarang belum ada pembahasan lagi,” ungkapnya.

Disinggung mengenai Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) sebesar Rp14 miliar untuk merevitalisasi Pasar Jambu Dua. Deni menegaskan bahwa dana itu akan dialokasikan untuk pembangunan Pasar Tanah Baru pada 2020 mendatang.

“Kalau untuk Jambu Dua nggak cukup, jadi dialokasikan ke Tanah Baru. Mungkin nanti kami akan cari investor,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Umum PDPPJ, Jenal Abidin. Menurutnya, PDPPJ tetap berharap Pasar Merdeka tetap menjadi aset PDPPJ.

“Ya, tapi kalau pemerintah mau ambil, ya tidak apa-apa,” tegasnya.

Saat ini, kata Jenal, PDPPJ masih melakukan koordinasi dengan Pemkot Bogor untuk melaksanakan proses pembangunan Pasar Merdeka.

“Karena pembangunan harus sesuai dengan perencanaan Kota Bogor ke depan akan seperti apa,” tuturnya.

PDPPJ tak menutupi untuk membangun Pasar Merdeka tidak dapat mengandalkan dana PMP. Oleh karena itu, pembangunan pasar tersebut dilaksanakan dengan anggaran dari sumber lain.

“Makanya kami coba cari bantuan pusat atau kerjasama dengan pihak ketiga,” kata Jenal memungkas. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *