Gawat, Presidium Botim Tagih Janji Ridwan Kamil

Cileungsi, bogorOnline.com – Rencana pemekaran Bogor Timur (Botim) menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) semakin tidak ada kejelasan. Menyusul tidak adanya keseriusan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Padahal, saat mencalonkan diri sebagai gubernur, Ridwan Kamil dalam kampanyenya berjanji akan mempercepat proses pemekaran Botim yang ingin berpisah dari Kabupaten Bogor. Atas janji itu, Presidium Pemekaran Botim lantas mengejar dengan berkirim surat tertanggal 4 Oktober 2019 untuk audiensi.

“Saya dapat informasi, Presidium Pemekaran Botim telah mengirimkan surat yang isinya, permintaan bertemu dengan gubernur untuk audiensi. Tapi sampai saat ini, surat yang dikirim belum juga ada jawaban dari gubernur,” kata Ketua Dewan Pensehat Presidium Pemekaran Botim Beben Suhendar di Cileungsi, Sabtu (26/10).

Kepada bogorOnline.com, Ketua Presidium Botim Hafiz Rana membenarkan adanya surat yang telah dilayangkan kepada Gunernur Ridwan Kamil. Dasar pengiriman karena janji gubernur yang akan membantu proses pemekaran Botim.

“Sampai saat ini, jawaban dari surat yang kami kirimkan belum juga muncul. Surat permintaan audiensi sesuai janji pak Ridwan Kamil saat berkampanye. Sekarang beliau sudah duduk, kami menagih janji itu,” tegas Hafiz Rana.

Ditambahkan, surat yang sudah 3 minggu lebih itu, akan dikejar terus sampai ada jawaban dari gunernur. Pasalnya, warga Botim sudah sepakat dan tidak mau menunggu lama, ingin memisahkan diri dari Kabupaten Bogor, dengan satu suara, Botim mekar.

“Kalau surat kami tidak digubris sampai akhir bulan ini, kami sepakat akan mengerahkan massa ke kantor gubernur untuk meminta audiensi,” tandas Hafiz. (anggi)