LPDP LIPI Gelar Lokakarya dan Workshop Nasional KEHATI

Cibinong – bogorOnline.com

Peserta Persiapan Keberangkatan (PK) angkatan 148 Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) regional Jabodetabek Banten bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menyelenggarakan lokakarya tentang pengelolaan sampah dan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan Workshop Nasional Keterancaman ke aneka ragaman hayati disingkat KEHATI.

“Ini komitmen kami menjadikan isu lingkungan sebagai concern utama,” ucap Adifyan Rahmat, penanggung jawab PK 148 di Gedung Widyasatwaloka, LIPI-Cibinong, Bogor, Sabtu 30 November 2019.

Adifyan mengatakan melalui workshop ini diharapkan menjadi langkah awal terciptanya program lanjutan, bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Salah satu upayanya ialah membuat berbagai proyek sosial yang berkolaborasi dengan LIPI, Pemerintah melalui LHK dan Non Government Organisation atau NGO.

“Proyek sosial kami diantaranya pengelolaan dan pemilahan sampah, nanti kami bangunkan sarana dan prasarananya,” kata Adifyan menjelaskan.

Salah satu pembicara M. Ridwan yang juga senior LPDP angkatan 65 mengatakan permasalahan sampah tidak hanya merusak lingkungan seperti menyebabkan banjir dan bandang, namun juga berpotensi mencemari sumber mata air yang menjadi sumber kehidupan utama manusia. Sehingga jika permasalahan ini tidak segera di antisipasi, tidak menutup kemungkinan kepunahan manusia dan alam lainnya bisa di sebabkan oleh sampah itu sendiri.

“Jadi sangat penting mengedukasi masyarakat dalam mengelola sampahnya,” ujar Ridwan.

Kepala Sub Direktorat Pengelolaan Sampah Kementerian LHK, Ujang Solihin Sidik, menyebut Indonesia disebut berhasil menjaga lingkungan jika berhasil merubah perilaku warganya lebih peduli pada pengelolaan sampah. Hal itu dibutuhkan peran edukasi dan intervensi aturan, dengan menekankan pada setiap individu bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri.

“Data kita, 72 persen masyarakat Indonesia tidak perduli dengan pengelolaan sampah,” kata Ujang memaparkan kepada PK-148 LPDP.

Kepala Bidang Zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Cahyo Rahmadi, menyebut dari hulu hingga hilir satu sungai di Indonesia bisa menghasilkan 67 ton sampah plastik. Cahyo mengatakan hal itu dapat mengancam kehidupan dan kelangsungan keanekaragaman hayati, sehingga peranan LIPI saat ini memberi data scientific terbaru tentang pengelolaan sampah. Data yang ditampilkan mudah di akses, mengkolaborasikan antara bidang sains dam pemahaman masyarakat.

“Kami apresiasi kegiatan PK 148 ini yang menginisiasi peduli sampah,” tandas Cahyo. (*)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *