by

Berubah Jadi IBI Kesatuan dengan Menambah 4 Program Studi Baru

Kota Bogor – bogorOnline.com

Untuk menjawab tantangan dan peluang bisnis di era industri digital saat ini terutama industri pariwisata dan ekonomi kreatif, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Kesatuan melakukan perubahan bentuk perguruan tinggi menjadi Institut Bisnis Informatika (IBI) Kesatuan.

Perubahan bentuk perguruan tinggi ini diikuti dengan penambahan empat program studi baru, yaitu S1 Pariwisata, S1 Bio-Kewirausahaan, S1 Sistem Informasi dan S1 Teknologi Informasi. Keempat program studi baru tersebut guna mendukung program studi yang sudah ada, yaitu S1 Akuntansi, S1 Manajemen, D3 Akuntansi, serta D3 Keuangan dan Perbankan.

Peluncuran IBI Kesatuan berlangsung di kampusnya, Jalan Rangga Gading, Gudang, Bogor Tengah, Kota Bogor pada Kamis, 12 Desember 2019. Agenda peluncuran juga diisi dengan seminar bertemakan “Revolusi Industri 4.0 : Tantangan dan Peluang Industri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Era Industri Digital”.

Hadir sebagai pembicara, di antaranya, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Wakil Walikota Dedie A Rachim, Direktur Utama TVRI Helmy Yahya, COO Mister Aladin Nita Sudewo dan Ketua Pengurus Yayasan Kesatuan Biakman Irbansyah, yang membagikan ilmu dan pengalamannya di dunia pariwisata dan ekonomi kreatif juga kepada seluruh civitas akademik IBI Kesatuan serta masyarakat umum.

Rektor IBI Kesatuan, Iriyadi mengatakan, perubahan bentuk perguruan tinggi dari STIE Kesatuan menjadi IBI Kesatuan telah bertransformasi par 23 Agustus 2019. Baginya, perubahan ini tentunya suatu anugerah dan juga suatu tantangan perkembangan dunia untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

“Semua transformasi ini kita harapkan juga dengan para pembina Yayasan Kesatuan dan yang lain adalah untuk mengantarkan dan membimbing dan mendidik mahasiswa khususnya dari Bogor dan sekitarnya untuk menghadapi era digital ke depan, dan juga tentunya kita ingin menyesuaikan dengan harapan pemerintah dan seluruh bangsa menciptakan SDM yang unggul,” ujarnya.

IBI Kesatuan, lanjut Iriyadi, bakal memiliki lab yang digunakan bagi para mahasiswa praktek untuk menciptakan inovasi teknologi selain pendidikan secara teori. Tahun ini, untuk program studi baru sendiri sudah ada 100 mahasiswa.

“Saat ini secara total ada sekitar 4000 mahasiswa dan dan untuk empat program studi baru ini sudah ada 100 mahasiswa. Kita harapkan tahun berikutnya akan terus bertambah dan juga kita akan menberikan proses kualitas belajar yang selalu akan ditingkatkan sehingga memberikan lulusan sesuai harapan industri dan steakholder,” tandasnya. (HRS)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed