by

Warga Dan Gurandil Gunung Batu Nyaris Adu Jotos

BOGORONLINE.com, SUKAMAKMUR-Tidak sabar melihat pembiaran oleh Satpol PP Kabupaten Bogor terhadap gurandil perusak lingkungan, warga Kampung Gunung Batu, Desa Sukaharja Kecamatan Sukamakmur bertindak sendiri. Mereka mendatangi lokasi gurandil melakukan aktifitas seraya menyuruh berhenti melakukan penambangan.

Warga beralasan, jika kegiatan gurandil dibiarkan, maka dapat berakibat terjadinya longsor. Sehingga mengancam jiwa manusia yang berada di lereng gunung itu.

Selain mengantisipasi bencana longsor, gunung yang berada pada 875 diatas permukaan laut belakangan ini menjadi tujuan wisata bagi warga sekitar Sukamakmur, terutama pendaki pemula.

“Kegiatan penambangan batu ini tidak bisa dibiarkan karena dapat berakibat fatal. Merusak ekosistim sekitar gunung dapat berpotensi terjadinya longsor,” kata salah satu warga, Raden Giri di Sukamakmur, Kamis (13/02).

Kehadiran Giri bersama LSM Kaliber karena para gurandil tidak mengindahkan larangan dari Unit Pol PP Sukamakmur. Serta himbauan dari ESDM Provinsi Jawa Barat yang melarang kegiatan penambangan ilegal juga diabaikan.

“Saya beserta teman – teman Kaliber hadir disini karena para gurandil tidak menghargai dan tidak menghiraukan lagi himbauan dari pemerintah. Mereka terkesan kebal hukum, tidak mendengar lagi larangan ataupun himbauan,” lanjut Giri yang juga advodat.

Namun, kedatangan Giri beserta LSM Kaliber ke lokasi, mendapat reaksi dari gurandil. Koordinator gurandil Ugan sontak melakukan reaksi. Ugan yang Warga Kampung Tipar Gunung Batu itu memrotes kehadiran warga yang melarang melakukan kegiatan.

“Saya orang sini asli, ysng menambangpun juga orang sini. Kami melakukan penambangan untuk makan keluarga. Kami akan mengurus suratnya agar dibolehkan menambang,” tandas Ugan dengan nada keras.(soeft)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed