BOGORONLINE.com, TANJUNGSARI – Akibat luapan air Sungai Cimapag, jembatan yang merupakan akses satu-satunya terputus. Akibatnya, warga di dua Kampung, Cimapag dan Nanggung Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor, terisolir.
Selain jembatan, tiang listrik yang berada di pinggir sungai ikut tumbang karena tergerus air. Sehingga, aliran listrik terputus dan seketika kampung gelap gulita.
“Kejadiannya sekitar maghrib (18.00). Saat itu, hujannya cukup deras. Jembatan putus total, warga tidak bisa beraktifitas keluar. Jangankan kendaraan, jalan kaki saja tidak bisa diseberangi,” kata ketua RW 01 Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor Roim Budiman kepada BOGORONLINE.com di lokasi, Minggu (15/3) kemarin.
Keadaan yang memprihatinkan itu, Roim meminta kepada unsur terkait untuk segera melakukan perbaikan. Terutama PLN, karena kondisi kampung yang jauh dari keramaian akan semakin terasa penderitaan jika lampu penerangan padam.
“Saat ini, anak-anak sedang diliburkan untuk belajar di rumah masing-masing, sementara lampu penerangan tidak berfungsi. Apalagi dalam waktu dekat anak-anak akan ujian sekolah, sangat memprihatinkan,” lanjut dia.
Dirinya juga meminta Bupati Bogor Ade Yasin untuk segera menepati janjinya, membangun jembatan Cimapag. Janji itu disampaikan Ade Yasin saat berkampanye Pilkada Bogor beberapa waktu silam diatas jembatan yang terputus itu.
“Dua masalah ini, lampu penerangan dan jembatan sangat kami butuhkan. Saya berharap ada perhatian dari atas untuk melakukan perbaikan,” pungkas Boim. (Soeft/warsino)





