by

Pekerja Bangkit, Respect Bogor Bergerak Lawan Covid 19

BOGORONLINE.com, CIBINONG – Kelompok pekerja yang tergabung dalam Tim Relawan Solidaritas Pekerja Cepat Tanggap (Respect) Bogor melakukan bakti sosial. Kegiatan itu untuk penanggulangan wabah dan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Kegiatan pekerja itu, diawali dari halaman PT. Astra Otoparts Tbk, Divisi Adiwira Plastik Plant 1 Bogor. TIM membagikan hand sanitizer kepada pengemudi ojek onlie dan pedagang kaki lima.

Barang yang dibagikan tersebut, berasal dari anggota PUK SPAMK-FSPMI PT. Astra Otoparta Tbk Divisi Adiwira Plastik, Garda Metal dan Bakor PUK SPAMK-FSPMI PT. Astra Otoparts Tbk Divisi Adiwira Plastik.

Koordinator lapangan Farurrozi mengatakan, Agenda yang dilaksanakan pada Minggu itu, membagikan Alat Pelindung Diri (APD) berupa hand sanitizer dan masker serta paket sembako kepada para pengemudi ojek online dan para pedagang kaki lima. Mereka yang mendapatkan sembako adalah yang terdampak langsung kepada penghasilan akibat Covid 19.

Yang menjadi sasaran pembagian paket, area Kota Bogor dan sepanjang Jalan Raya Jakarta-Bogor, seputar Kelurahan Karadenan dan daerah Kandang Roda. Selanjutnya, Nanggewer, Cikaret dan area seputar kawasan Pemerintah Kabupaten Bogor.

“Minggu kemarin, kami melaksanakan bakti sosial, membagikan paket sembako, hand sanitizer dan masker. Sasarannya, pengemudi ojek online di seputaran Cibinong sampai Kota Bogor,” jelas Koordinator Lapangan Garda Metal PUK SPAMK-FSPMI PT. Astra Otoparts Tbk Divisi Adiwira Plastik, Fahrurrozi, Selasa (7/4) melalui sambungan telephon.

Lanjut dia, berdasarkan rincian kegiatan yang telah disepakati, kegiatan bakti sosial oleh sekitar 40 Anggota Respect itu, harus tuntas. “Karena biasanya, pada hari Minggu, waktu khusus digunakan untuk keluarga,” lanjut Ozzi.

Salah satu pembina Respect Bogor, Fajar Nugroho mengatakan, bantuan yang dibagikan berasal dari anggota yang tergabung dalam Respect Bogor. “Pembagian yang dilakukan tim respect, sudah direncanakan sebelumnya. Baru terlaksana hari minggu,” kata Fajar Nugroho.

Sementara pembina lainnya, Agus Joko Santoso mengapresiasi kegiatan pekerja yang mempunyai kepedulian. Walaupun hanya sedikit, tapi setidaknya telah bergerak membantu orang lain yang membutuhkan.

“Saya secara pribadi, mengapresiasi upaya kawan-kawan dalam pengumpulan dan pendistribusian bantuan. Biarpun secara nominal tidak seberapa, akan tetapi apa yang kawan-kawan lakukan, sudah sungguh luar biasa. Bisa membantu sesama, karena itu kewajiban kita sebagai manusia,” tandas Agus saat melepas tim melaksanakan tugas.

Tim Respect sepakat, selain musibah penyebaran covid 19 yang membuat ketakutan, masih ada yang cukup menakutkan bagi kaum pekerja, RUU Cipta Kerja Omnibus Law. Karena, jika RUU itu disahkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), akan menjadi bencana besar bagi kaum buruh. (PionKbm/BisbhRdn/frank)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed