by

Proyek Cut and Fill Bangbarung Bahayakan Pengguna Jalan

BOGORONLINE.com, Bogor Utara – Pengendara sepeda motor atau pengguna jalan lainnya yang melintasi Jalan Bangbarung RW 15, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara atau tepatnya di sebelah MTSN 1, harus berhati-hati. Pasalnya, imbas dari pengerjaan tersebut, jalanan menjadi licin dan berdebu, lantaran banyaknya tanah galian yang tercecer ke jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, lahan kosong di sebelah MTSN tersebut akan dibangun menjadi Rumah Sakit dan saat ini sedang proses cut and filled.

Salah seorang warga, Eko menegaskan bahwa pada Senin (31/8) malam, sempat ada seorang pengendara sepeda motor terjatuh akibat jalan yang licin.

“Tadi malam (Senin malam) ada pengendara sepeda motor yang jatuh, untung tidak parah lukanya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (1/9/2020).

Selain licin, sambung Eko, pada siang hari, debu di kawasan tersebut pun semakin pekat.

“Ya mengganggu ke mata dan pernapasan. Makanya kami harap pemerintah segera menegur pelaksana proyek,” katanya.

Sementara itu, Camat Bogor Utara, Marse Hendra Saputra mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi dan melayangkan teguran lisan kepada penanggung jawab proyek, agar membersihkan jalan dari ceceran tanah.

“Kami sudah datangi setelah mendapat aduan dari masyarakat, dan menegur pelaksana,” tegasnya.

Marse menegaskan, apabila pada Rabu (2/9) masih ditemukan ceceran tanah di Jalan Bangbarung, maka pihaknya akan melayangkan teguran tertulis.

“Kalau masih ada ceceran tanah, kita kasih teguran tertulis,” katanya.

Ia menyatakan, seharusnya saat mengangkut tanah, roda truk harus dibersihkan, selain itu dam truk harus ditutupi terpal agar tanah tak tercecer ke aspal.

“Pelaksana pekerjaan harus memperhatikan keselamatan pengguna jalan, karena dengan banyaknya tanah tercecer ke jalan memang sangat membahayakan,” ungkapnya.

Saat disinggung apakah di atas lahan tersebut akan dibangun rumah sakit. Marse mengaku belum mengetahuinya.

“Belum tahu kalau soal itu. Informasinya itu hanya galian tanah untuk menguruk proyek punya Sinarmas,” tukasnya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed