by

Diminta Survei, BPS Kabupaten Bogor Tunggu Arahan Satgas

BOGORONLINE. COM, CIBINONG – Kasi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor, Ujang Jaelani mengaku lembaganya siap untuk melakukan survei dan kajian. BPS, kata Ujang menunggu arahan dari Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor.

“Hingga saat ini kami (BPS) masih menunggu kira-kita output apa yang ingin diperoleh dari survei dimaksud. Apa pengaruh Covid terhadap ekonomi, atau dari sisi analisi kesehatannya atau bagaimana, atau kami terlibat dalam pembuatan model tentang kajian Covid,” kata Ujang, kepada wartawan, Jum’at (9/10/2020).

Sebagai gambaran, lanjutnya, BPS Nasional pernah mengkaji Perilaku masyarakat di masa pandemi, dan dampak Covid terhadap ekonomi. “Tapi itu untuk skala nasional,” imbuhnya.

Baca Juga : Libatkan Ahli dan BPS, Perbaiki Komunikasi

Ujang menambahkan, ada data menarik yang telah dirilis di level nasional yang skalanya bisa diperkecil hingga ke tingkat Desa atau Kecamatan di Kabupaten Bogor, yaitu, perilaku masyarakat terhadap kedisiplinan protokol kesehatan, misalnya informasi seberapa persen tingkat kesadaran masyarakat Kabupaten Bogor terhadap penggunaan masker, terhadap jaga jarak, terhadap rutinitas cuci tangan, dan pendapat masyarakat terhadap pandemi ini yang hingga saat ini belum menunjukkan kurva melandai.

“Dan info lainnya itu bisa diperoleh dari survei. Tentunya survei dilakukan secara daring (tidak tatap muka), dengan membuat pertanyaan survei via link google form, itu yang dilakukan BPS pusat,” cetusnya.

Untuk membuat skala informasi sampai level yang lebih kecil, lanjut dia, jumlah sampelnya harus diperbanyak. Sampel harus ada keterwakilah di setiap desa misalnya, kalau sampai level kecamatan harus ada keterwakilan sampe level kecamatan.
“Sampelnya nanti kita klasifikasikan menurut tingkatan pendidikan, atau status desa/kota atau lainnya,” katanya.

Untuk membuat survei hingga skala tersebut, Ujang mengatakan, harus ada tim yang merumuskannya. “Di Gugus Tugas Covid- (Sekarang Satgas Covid-19) ada tim untuk melakukan penelitian ini,” tandasnya.

Sebelumnya Bupati Bogor, Ade Yasin meminta agar Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor melibatkan Tim Ahli dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor untuk melakukan survei dan penelitian terhadap penanganan pandemi covid-19 di Kabupaten Bogor. Hasil kajian yang antara lain terkait capaian penanganan layanan kesehatan, penerapan protokol kesehatan, dan upaya pemulihan ekonomi masyarakat tersebut nantinya akan digunakan sebagai landasan kebijakan dan langkah strategis Tim Satuan Tugas.

“Tim Satgas agar melaksanakan survey dan penelitian dengan melibatkan Tim Ahli dan BPS sebagai dasar kebijakan dan langkah strategis Tim Satgas,” kata dia, Selasa (6/10/2020).

Bupati meminta agar Satgas segera melakukan rapat pembahasan penyusunan rencana strategis dengan melibatkan tim ahli dan BPS. “Ini harus secepatnya dikerjakan agar kebijakan semakin terarah,” katanya. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed